Yamaha Lexi

Habib Rizieq Minta Proses Situng Dihentikan, Apa Kata KPU?

  Jumat, 03 Mei 2019   Andres Fatubun
Pemimpin FPI, Habib Rizieq.(Danny/AyoBandung)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pimpinan FPI, Rizieq Shihab, meminta agar KPU menghentikan proses real count (situng) yang kini tengah berproses. Hal itu ia sampaikan melalui pesan jarak jauh yang diberikan pada para tokoh agama pendukung paslon Prabowo-Sandi dalam Ijtima Ulama III, Kamis (2/5/2019). 

AYO BACA : 12 Artis yang Berpeluang Lolos ke DPR RI

Menanggapi permintaan tersebut, Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyatakan sikap tegas.

AYO BACA : Soal Adisomad: Klarifikasi Andre Taulany dan Tanggapan Ustaz Adi Hidayat

"KPU tidak akan tunduk pada pihak mana pun. Itu prinsip. Dari pihak mana pun kami tidak akan tunduk dan kami akan membuktikan itu. Kami juga tidak akan tunduk kepada 01 dan 02 dan siapapun. KPU hanya bertunduk kepada UU," tegasnya.

Ia menegaksan menegaskan, penanganan dugaan kecurangan Pemilu telah diatur UU melalui Bawaslu. Karena itulah pihaknya meminta kepada siapapun yang menduga ada kecurangan agar mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam UU.

"Kita tentu menghormati tetapi tentu kita juga harus menghormati hukum yang berlaku. Ada penyelenggara Pemilu yaitu Bawaslu yang memang diberi kewenangan oleh UU untuk memproses dugaan pelanggaran. Kepada siapapun yang menemukan adanya dugaan pelanggaran Pemilu 2019, dipersilakan untuk melaporkan kepada Bawaslu. Insyaallah Bawaslu akan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan," ujarnya.

AYO BACA : 5 Film Marvel yang Ditunggu Setelah Avengers: Endgame

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar