Yamaha NMax

Ciri Sakit Dada karena Penyakit Jantung, Keringat Dingin sampai Mual

  Rabu, 01 Mei 2019   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi sakit dada. (Gerd Altmann/Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Sakit dada bisa menjadi salah satu pertanda penyakit jantung. Namun, ada ciri khas nyeri yang membedakannya dari nyeri dada bukan karena penyakit jantung koroner.

"70 persen orang dengan penyakit jantung koroner gejalanya nyeri dada khas, di belakang tulang dada atau lebih kiri sedikit bisa menjalar ke lengan kiri ke belakang hingga ke leher," ujar spesialis jantung dan pembuluh darah dari RSPI Puri Indah, dr. Johan Winata, Sp.JP (K), FIHA dikutip dari Antara, Rabu (1/5/2019).

Sensasinya beragam antara masing-masing penderita, ada yang seperti ditusuk-tusuk, diremas-remas, hingga terbakar.

AYO BACA : Gaya Hidup Tak Sehat Jadi Pemicu Sakit Jantung di Usia 30-an

Sementara itu, 30 persen sisanya nyeri dada yang muncul tak khas, yakni mual, nyeri di bagian rahang dan gigi, jari manis, dan nyeri di dada sebelah kanan.

Pada mereka yang menderita penyakit jantung koroner, ada dua penyebab yang menyebabkan mereka merasakan nyeri dada, yakni penyempitan dan serangan jantung.

"Kalau penyempitan, semakin lama semakin menyempit aliran darah berkurang. Biasanya timbul kalau kita exercise nyerinya. Aliran darah mengalir terbatas. Ketika istirahat, lama-lama nyeri hilang. Kerja jantung ringan lagi," papar Johan.

AYO BACA : Stres Picu Risiko Penyakit Jantung

Sementara itu, pada serangan jantung, penderita umumnya merasakan nyeri dada lebih berat disertai keringat dingin, mual, dan muntah.

"Kalau serangan jantung, istirahat nyerinya tidak hilang. Nyeri terus-menerus. Bisa timbul saat istirahat. Banyak pikiran tekanan darah naik, gumpalan darah muncul," tutur Johan.

"Misalnya dua bulan lalu nyeri sedikit tetapi beberapa hari ini nyerinya makin sering. Hilangnya makin lama. Itu sudah masuk serangan jantung," imbuh dia.

Berbeda halnya bila seseorang merasakan nyeri dada bukan disebabkan penyakit jantung. Biasanya, ada sejumlah posisi duduk atau postur tertentu yang membuatnya tiba-tiba merasakan nyeri.

"Ibu menyusui, ASI enggak keluar, bisa nyeri dada. Posisi lama pegang stang motor juga bisa membuat nyeri," kata Johan.

AYO BACA : Cara Ampuh Hindari Penyakit Jantung

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar