Yamaha

Gerakan ‘Tumpuk di Tengah’, Hal Sepele Yang Bernilai Positif

  Selasa, 30 April 2019   Netizen
Ilustrasi gerakan #TumpukDiTengah. (Istimewa)

Sebagian masyarakat biasa menjalani akhir pekan dengan berkumpul bersama keluarga atau teman. Salah satunya untuk makan di restoran atau kafe. Dengan aktivitas ini, tentu saja menyisakan piring dan gelas yang kotor bukan?

Baru-baru ini sedang ramai diperbincangkan mengenai kampanye tumpuk di tengah melalui tagar #TumpukDiTengah.

Gerakan menumpuk peralatan bekas makan dan diletakkan di tengah meja ini merupakan salah satu kegiatan positif: sesuatu hal sepele yang dapat meringankan pekerjaan seorang pramusaji.

AYO BACA : 3 Tips Memulai Gaya Hidup 'Zero Waste'

Dengan melakukan kegiatan ini, kita dapat mempercepat mendapat giliran apabila restoran atau kafe yang kita sambangi sedang banyak pembeli atau waiting list.

Tentu saja menunggu giliran dengan perut lapar pasti sangat mengganggu. Karena itu, dengan sekali tarikan, pramusaji dapat membereskan meja dengan cepat tanpa harus menyusunnya terlebih dahulu.

Selain itu, dengan melakukan hal ini, pramusaji akan merasa dihargai dan hal ini juga sebagai bentuk terima kasih atas pelayanannya.

AYO BACA : Dianggap Jelek, Wanita Ini Habiskan Rp21 juta Untuk Operasi Plastik Kucingnya

Manfaat lainnya juga untuk membangun pribadi yang peduli dan sadar dengan pekerjaan pramusaji itu tidak mudah seperti yang dibayangkan.

Walaupun pepatah bilang pelanggan adalah raja, namun dengan menerapkan kegiatan ini, kita akan menularkan energi positif yang membuat pramusaji senang dan dapat mengerjakan pekerjaan lainnya dengan cepat.

Beberapa restoran dan kafe sudah menerapkan gerakan tumpuk di tengah ini. Dengan begitu, pelanggan membereskan sendiri peralatan makan hingga membuang sampah dan meletakkan peralatan makan bekasnya di tempat yang sudah disediakan. Walaupun sepele, gerakan ini wajib untuk kita tiru.

Inez Revy Pertiwi

AYO BACA : Bazar Sampah Cinambo: Botol Plastik Jadi Minyak Goreng

Netizen :

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar