Yamaha NMax

72 Anggota Panwaslu Meninggal, Ratusan Lainnya Dirawat

  Selasa, 30 April 2019   Fira Nursyabani
Ketua Kajian Migrasi Migrant Care Anis Hidayah (kanan) dan Anggota Bawaslu M Afifuddin (kiri) menyampaikan paparan pada diskusi di media center Bawaslu, Jakarta, Senin (29/4/2019). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar doa bersama dengan sejumlah komisioner untuk mendoakan panitia pengawas pemilu (panwaslu) yang meninggal dalam penyelenggaraan pemilu serentak 2019.

"Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas gugurnya para sahabat kita yang telah mendahului kita dalam tugas mengawal demokrasi," kata Ketua Bawaslu, Abhan, dalam sambutannya dalam acara doa bersama di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (29/4/2019) malam.

AYO BACA : Relawan Prabowo-Sandi Aksi di Depan Kantor Bawaslu Jawa Barat

Hingga Minggu (28/4/2019) pukul 23.59 WIB, tercatat 72 anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) meninggal dunia dalam penyelenggaraan pemilu 2019. "Pada hari ini kita doa bersama agar mudah-mudahan sahabat-sahabat kita di dalam menjalankan tugas baik dari Bawaslu maupun KPU diterima di sisi Allah," katanya.

Selain petugas Panwaslu yang meninggal, kata dia, ada juga penyelenggara pemilu yang tengah sakit dan dirawat di rumah sakit.

AYO BACA : Tuntut Tuntas Politik Uang, Massa Datangi Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya

"Jumlah rawat jalan di rumah sebanyak 189 orang dan rawat inap di rumah sakit sebanyak 305 orang. Mari kita doakan, semoga mereka segera disembuhkan. Yang meninggal dapat diterima Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ucap Abhan.

Menurut dia, doa bersama secara serentak ini tidak hanya dilakukan Bawaslu pusat saja, melainkan juga Panwaslu di 34 provinsi. Abhan mengatakan, Bawaslu telah berupaya agar pemerintah memberikan santunan kepada petugas Panwaslu yang meninggal dan yang sakit.

"Alhamdulillah dari pemerintah sudah keluar surat izin dari Kemenkeu tinggal proses lebih lanjut soal birokrasinya. Mudah-mudahan cepat cair dan disampaikan ke keluarga serta memudahkan yang ada di rumah sakit," katanya.

Abhan pun mengetuk semua karyawan Bawaslu untuk menyisihkan rezekinya untuk membantu keluarga yang terkena musibah.

AYO BACA : Pengunggah Video BPN Geruduk Gudang KPU Bekasi Dilaporkan ke Bawaslu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar