Yamaha Lexi

Jambore Literasi dan Festival Baca Siap Lahirkan Penulis dan Editor Baru

  Sabtu, 27 April 2019   Faqih Rohman Syafei
Jambore literasi dan festival baca pada Jumay (25/4/2019).
BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Jambore Literasi dan Festival Baca kembali di gelar tahun ini. Acara yang berlangsung dari 26 - 27 April 2019 ini bertujuan mendorong munculnya penulis dan editor di Kota Bandung. 
 
Pada gelaran yang keenam kalinya, sebanyak 300 peserta yang terdiri atas pelajar SD, SMP, SMA, guru dan kalangan umum turut serta. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun ini Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kota Bandung menggandeng Bitread Publishing dalam acara ini. 
 
"Pada Jambore kali ini, Dispusip menghadirkan hasil dari program Community Development yaitu Sahabat Pena Dispusip. Digandeng juga Bitread Publishing untuk membuka dan menjalankan kelas penulis dan editor," ujar Founder dan CEO Bitread Publishing, Anita Khairunnisa, Jumat (26/4/2019).
 
Anita mengatakan pihaknya dan Dispusip Kota Bandung menggali ide dari para peserta, kemudian diberikan bimbingan tentang kepenulisan dan editing oleh Bitread Publishing. Selain difasilitasi untuk menulis buku, mereka pun diberikan kesempatan untuk menerbitkannya.
 
Sambungnya, sebanyak tiga program yakni kelas menulis untuk anak, kelas menulis guru, dan kelas editing telah digulirkan sejak Maret tahun ini setiap akhir pekan. Dispusip Kota Bandung pun ingin menguatkan peran, selain sebagai tempat baca dan pinjam buku, juga sebagai inkubator lahirnya penulis.
 
"Selama dua bulan, para peserta kelas menulis dibimbing hingga akhirnya terbit sebuah buku antologi sebagai karya bersama," ucap Anita.
 
Anita menyebutkan program tersebut telah melahirkan 50 penulis dan editor di Kota Bandung. Program ini akan terus bergulir dan akan dipermanenkan menjadi bagian Dispusip Kota Bandung.
 
Sementara itu, Asisten Pemerintah Kesra, Priana Wirasaputra mengapresiasi hasil dari program tersebut dengan diluncurkan buku. Diharapkan, tingkat baca dan tulis di Kota Bandung meningkat. 
 
"Minat baca dan menulis masyarakat kota Bandung harus ditingkatkan agar kemajuan sumber daya dapat segera dicapai," pungkasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar