Yamaha NMax

'Dipermalukan' Borneo FC, Radovic: Persib Tak Terima Kekalahan

  Kamis, 25 April 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic. (Eneng Reni/Ayobandung.com)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM—Dalam lawatan ke markas Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda, Persib Bandung harus rela menelan pil pahit atas kekalahan 2-1 pada leg pertama babak delapan besar Piala Indonesia, Rabu (24/4/2019) sore.

Keunggulan Persib Bandung melalui sundulan Ezechiel N’Douassel terkubur usai gol balasan Matias Conti dan Asri Akbar. Sempat hampir menahan imbang Pesut Etam, mimpi buruk bagi Maung Bandung hadir melalui gol penentu Borneo FC yang terjadi di masa injury time.

Gol itu terjadi di menit ke-92 saat kedudukan imbang 1-1. Gol Borneo FC tercipta melalui tendangan bebas Asri Akbar. Namun, usai gol Asri Akbar tercipta, skuat Maung Bandung ramai-ramai melakukan protes. Bahkan kapten Maung Bandung Supardi mendapat kartu kuning akibat protes tersebut. Aksi protes skuat Persib Bandung itu sebenarnya sebagai lanjutan sebelum gol itu terjadi. 

Pasukan Miljan Radovic tak sepakat dengan keputusan wasit saat memberikan tendangan bebas bagi tuan rumah di dekat kotak penalti. Tendangan bebas itu berawal dari keputusan wasit yang menganggap Erwin Ramdani melanggar striker Borneo FC, Matias Conti.

AYO BACA : Ini Komentar Mario Gomez Usai Tekuk Mantan Tim Besutan

Namun, meski mendapat protes dari Persib Bandung, wasit tetap memutuskan tendangan bebas bagi Pesut Etam hingga akhirnya menghasilkan gol kemenangan bagi Borneo FC.

Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic angkat bicara soal hal tersebut. Radovic mengaku cukup kecewa pada sejumlah keputusan wasit yang merugikan timnya.

Radovic menilai faktor keberpihakan wasit menjadi satu di antara biang kekalahan timnya dari Borneo FC di leg pertama. Kendati demikian, Radovic tidak mau berbicara lebih banyak mengenai kejadian tersebut dan akan lebih fokus dalam laga leg kedua di Bandung.

"Terakhir kalinya saya bicara soal itu, dan sekarang terakhir berbicara soal wasit. Hal seperti itu tidak bagus untuk sepak bola Indonesia," ungkap Radovic saat ditemui awak media di Bandara Husein Sastranegara, Kamis (25/4/2019). 

AYO BACA : Kantongi 1 Gol Tandang, Radovic Optimistis Persib lolos Semifinal

Radovic pun menyebut saat bertandang ke markas Pesut Etam, Maung Bandung cukup kesulitan dengan kondisi lapangan yang kurang baik. Radovic mengaku, skuat Pangeran Biru cukup kesulitan untuk menerapkan formasi dan gaya bermain yang dimiliki.

"Pertandingan kemarin sedikit berbeda karena lapangan sangat tidak bagus. Kita harus ganti sedikit formasi dan sedikit gaya bermain. Karena sangat mustahil untuk bermain passing dan kita harus bermain lama, bola-bola panjang. Tapi para pemain cukup beradaptasi untuk itu," lanjutnya.

Oleh karena itu, Radovic menegaskan ingin mengubur kekalahan pada leg pertama. Persib masih punya kesempatan lolos dengan catatan menang di Bandung dengan skor minimal 1-0. 

Maung Bandung memiliki bekal satu gol tandang yang dicetak Ezechiel di leg pertama. Dengan begitu, jika menang 1-0 dan skor agregat 2-2, Persib berhak lolos ke semifinal.

Radovic mengaku, masih optimistis timnya bisa lolos ke semifinal. Dia mengatakan, pada pertandingan leg kedua yang akan berlangsung di Bandung, timnya akan lebih kuat dan mengantongi kemenangan. 

"Kita tidak menerima kekalahan, makanya di sini kita masih berpikir hal yang sama (ingin menang). Kemarin para pemain berjuang 100 persen, saya senang untuk itu, dan kita pergi ke sana perlu satu gol. Kemarin kita skor gol, tapi (Borneo) itu double gol. Tapi kita punya optimis besar untuk di Bandung. Saya sama pemain juga optimis, dan kita bisa lolos," ujarnya.

AYO BACA : Akui Lengah di Menit Berdarah, Supardi Ingin Balas di Leg Kedua

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar