Yamaha NMax

Lantai Tiga BIP Terbakar

  Rabu, 24 April 2019   Mildan Abdalloh
Simulasi antisipasi kebakaran di Bandung Indah Plaza, Rabu (24/4/2019). (Mildan Abdalloh/ayobandung).

BANDUNG WETAN,AYOBANDUNG.COM--Lantai tiga pusat perbelanjaan Bandung Indah Plasa (BIP) terbakar, Rabu (24/4/2019). Ratusan tenan di Mall Kota Bandung tersebut berhamburan keluar dan menuju halaman gedung.

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung langsung datang ke lokasi kejadian dan melakukan penjinakan api di lantai tiga BIP yang terbakar. Beruntung api tidak merembet setelah pengelola meredakan api dengan alat pemadam api ringan (APAR).

Kejadian tersebut, merupakan simulasi penanggulangan kebakaran yang dilakukan untuk melatih kesiapan pengelola dan tenan dalam melakukan evakuasi dan penanganan api secara mandiri.

Manajer Komunikasi BIP, Aditya Fahmi mengatakan simulasi penanganan kebakaran merupakan agenda rutin yang digelar tiap tahun.

"Menghadapi ramdan ini, kami sengaja memberikan edukasi antisipasi kebakaran kepada tenan dan petugas lapangan kami," tutur Aditya.

Walaupun sudah biasa dilakukan, namun kata dia latihan evakuasi dan penanganan kebakaran secara madiri harus terua dilakukan, supaya jika terjadi keadaan darurat semua orang yang berada di dalam gedung sudah siap.

"Mereka sudah mengerti, tapi bisa saja lupa, makanya kami rutin simulasi supaya selalu siaga. Karena respon time dari Dinas Damkar paling cepat enam sampai sepuluh menit. Waktu beberapa menit itu, bisa saja api sudah besar kalau tidak ditanggulangi sendiri," paparnya.

Kasi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Asep Rahmat mengatakan, latihan penanggulangan bencana kebakaran bagi pusat-pusat perbelanjaan atau kantor harus dilakukan secara rutin.

"Semua orang harus siap dan mengetahui cara penanggulangan kebakaran," katanya.

Hal paling penting dalam penanggulangan kebakaran di pusat keramaian adalah melakukan evakuasi untuk mencegah jatuhnya korban dan penanganan api secara mandiri.

"Penanganan api secara mandiri bisa dilakukan dengan menggunakan APAR," ujarnya.

Asep melanjutkan, APAR merupakan hal yang wajib disediakan di semua gedung, supaya jika terjadi kebakaran bisa segera ditanggulangi sendiri sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Selain harus memastikan pengelola bisa menggunakan APAR, hal lain yang harus diperhatikan adalah memastikan fasilitas penanggulangan kebakaran seperti alarm, jalur evakuasi dan kelengkapan lainnya dalam kondisi baik.

"APAR harus selalu dicek kadaluarsanya. Begitu juga alarm apakah masih berfungsi atau tidak, termasuk hydrant," jelasnya.

Dalam simulasi tersebut, semua tenan dan pengelola gedung juga diberi materi singkat menanggulangi api dengan menggunakan APAR dan alat darurat.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar