Yamaha NMax

BNPB: Perempuan Efektif Didik Kesiapsiagaan Bencana

  Rabu, 24 April 2019   M. Naufal Hafiz
Logo BNPB. (Istimewa)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut kalangan perempuan sangat efektif mendidik kesiapsiagaan terhadap bencana karena posisi mereka sangat strategis.

"Mereka adalah pembelajar dan pendidik kesiapsiagaan pada diri, keluarga, dan lingkungan," kata Deputi bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB Bernardus Wisnu Widjaja di Bandung, Rabu (24/4/2019).

Perempuan di lingkungan keluarga, kata dia, adalah ratu rumah tangga yaitu penguasa rumah secara de facto atau nyata.

AYO BACA : Gandeng Lintas Sektor, BNPB Sederhanakan Informasi Bencana

Dengan begitu, lanjut dia, apabila perempuan memiliki pengetahuan yang baik dalam bidang bencana maka literasi kebencanaan semakin baik dan bisa menekan jumlah korban jika terjadi fenomena alam.

Menurut dia, saat ini perempuan pada umumnya kurang melek informasi mengenai kebencanaan.

Padahal, kata Wisnu, perempuan dan anak-anak adalah golongan yang berisiko meninggal 14 kali lebih besar ketimbang pria dewasa.

AYO BACA : Kepala BNPB Sebut Jawa Barat Jadi Supermarket Bencana

Deputi BNPB mencontohkan korban badai siklon di Bangladesh pada 1991, 90 persen dari 14 ribu korban adalah perempuan.

Contoh lain, kata dia, Badai Katrina di Amerika Serikat sebagian besar korban adalah ibu-ibu golongan Afrika-Amerika beserta anak-anaknya.

Sementara itu di Aceh, kata dia, 60-70 persen korban tsunami adalah perempuan, anak-anak, dan orang lanjut usia.

"Kita libatkan perempuan dalam mitigasi bencana seperti dengan penguatan kapasitas mereka," kata dia.

"Jangan sampai mereka menjadi kalangan rentan karena konstruksi sosial. Mereka harus aktif juga dalam kelompok atau komunitas sosial," demikian Bernardus Wisnu Widjaja.

AYO BACA : 3 Bencana Alam Langka di 2018

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar