Yamaha Aerox

42 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi Wartawan PWI Bandung

  Rabu, 24 April 2019   Nur Khansa Ranawati
Pembukaan Forum Group Discussion (FGD) dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu (24/4/2019). (Kavin Faza/ayobandung.com)

BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 42 wartawan mengikuti rangkaian kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung di Trans Luxury Hotel Bandung, Rabu (24/4/2019). Para wartawan peserta UKW merupakan wartawan media massa berbagai platform yang berasal dari Bandung, Jawa Tengah, Batam, Bangka Belitung, hingga Maluku.

Dalam UKW tingkat Muda ini, seluruh peserta akan menjalani tes proses kerja jurnalistik dalam memproduksi berita hingga uji pengetahuan-pengetahuan terkini di bidang jurnalistik dan bidang lainnya.

Ketua penyelenggara UKW, Asep Budiyanto mengatakan tujuan diselenggarakannya UKW adalah untuk meningkatkan kapasitas wartawan dalam melakukan kerja-kerja jurnalistik. UKW kali ini merupakan ujian kali keempat yang telah dihelat PWI Kota Bandung.

AYO BACA : Sejumlah Wartawan Ikuti Pra-UKW di Sekretariat PWI Kota Bandung

"Ini merupakan agenda rutin PWI Kota Bandung. Selain jadi ajang silaturahmi wartawan, UKW juga merupakan ajang wartawan untuk mengukur pengetahuannya dan menegaskan posisinya sebagai wartawan yang kompeten," ungkapnya. 

Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Kamis (25/4/2019) ini juga diisi oleh sesi focus group discussion (FGD) dengan pemateri meliputi pemimpin redaksi dan direktur pemberitaan media massa, Sekretaris Daerah Kota Bandung dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Ketua PWI Kota Bandung, Hardiansyah mengatakan UKW kali ini berbeda dengan rangkaian ujian sebelumnya. Pasalnya, ada sejumlah materi baru yang diujikan.

AYO BACA : Tingkatkan Profesionalisme Wartawan, PWI Kota Bandung Kembali Gelar UKW

"UKW kali ini spesial karena ada penambahan mata uji baru, yakni UU Pers 40 tahun 1999 tentang Kode Etik Jurnalkstik, serta tentang pemberitaan ramah anak," jelas Andi, sapaan akrabnya.

Dengan demikian, dia berharap peserta UKW angkatan 27 dan 28 ini dapat memiliki kompetensi yang lebih mumpuni dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat menegaskan UKW merupakan instrumen penting yang harus dimiliki wartawan, salah satunya agar pemberitaan yang dibuat lebih dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, UKW juga merupakan salah satu prasyarat agar perusahaan pers tempat sang wartawan bekerja dapat diverifikasi oleh Dewan Pers. "Pengelola (perusahaan pers) harus sudah punya sertifikat UKW, kalau diverifikasi Dewan Pers dan tidak memiliki itu, maka tidak bisa disebut perusahaan pers," jelas Hilman.

AYO BACA : Dewan Pers Revisi dan Tambah Materi Uji Kompetensi Wartawan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar