Yamaha NMax

Kim Jong-un Segera Bertemu Putin di Rusia

  Rabu, 24 April 2019   Fira Nursyabani
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dalam pertemuan puncak kedua mereka di Hanoi, Vietnam, Rabu (27/2/2019). (@WhiteHouse/Twitter)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu pada Kamis (25/2/2019) di kota pelabuhan Pasifik milik Rusia, Vladivostok. Mereka akan membahas mengenai kebuntuan internasional soal program nuklir Pyongyang, kata seorang pejabat Kremlin.

Kunjungan Kim merupakan bentuk dukungan internasional, kata para pengamat, setelah gagal dalam pertemuan puncak antara Amerika Serikat (AS) dan Korut di Vietnam pada Februari lalu. Dengan demikian, tidak ada kelonggaran sanksi bagi Korut.   

Perincian pertemuan tersebut dibenarkan oleh Yuri Ushakov, pejabat kebijakan luar negeri di kantor kepresidenan Rusia, Kremlin.  Pokok bahasan utama dalam pertemuan itu adalah usaha internasional untuk mengakhiri kebuntuan masalah program nuklir Korut, kata Ushakov kepada wartawan.

"Dalam beberapa bulan terakhir, situasi di sekitar semenanjung dalam keadaan stabil, berkat upaya Korea Utara untuk menghentikan uji coba roket-roket dan penghentian percobaan nuklirnya," kata Ushakov.

AYO BACA : Terdakwa Pembunuhan Kim Jong-nam Kembali Bebas dari Hukuman Mati

"Rusia ingin membantu dalam segala cara yang mungkin untuk meletakkan kecenderungan yang positif," tambah dia

Kantor berita Korea Utara (KCNA) pada Selasa (23/4/2019) mengatakan bahwa kunjungan tersebut akan segera dilaksanakan tetapi ia tidak memberi perincian lebih lanjut. Ajudan Kim, Kim Chang Son, telah berada di Vladivostok pada Minggu (21/4/2019), menurut kantor berita Korea Selatan Yonhap.

Selama bertahun-tahun Rusia sudah terlibat untuk membujuk Korut agar menghentikan program nuklirnya. Negara ini bergabung dalam perundingan enam pihak bersama kedua Korea, Jepang, AS, dan Cina, yang paling akhir dilaksanakan pada 2009.

NK News, suatu kelompok yang mengikuti perkembangan Korea Utara, memperlihatkan foto-foto di laman mereka pada Senin (22/4/2019) mengenai persiapan di Universitas Timur Jauh Federal di Vladivostok, yang kemungkinan akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak Kim-Putin. Para petugas sedang memasang bendera-bendera kedua negara.

AYO BACA : Hadiri KTT dengan Trump, Mengapa Kim Jong-un Pilih Gunakan Kereta?

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan (Kosel) mengatakan memahami agenda yang meliputi hubungan Korut dan Rusia, perlucutan senjata nuklir dan kerja sama regional.

"Rusia memiliki pandangan yang sama dengan kita, seperti tentang penyelesaian denuklirisasi di Semenanjung Korea dan menetapkan kesepakatan damai," kata juru bicara Kemlu Korsel Kim In-chul di Seoul.

"Saya berharap pertemuan puncak ini akan memberikan pengaruh baik," tambahnya. 

Setelah kegagalan dalam pertemuan di Hanoi dengan Presiden Donald Trump, Kim kemungkinan ingin membuktikan bahwa ia masih diperhitungkan oleh para pemimpin dunia dan masih punya banyak pilihan, kata seorang profesor Far Eastern Federal University. 

Kim tidak mau terlihat terlalu tergantung pada Washington, Beijing dan Seoul, kata profesor tersebut. "Bagi Rusia, pertemuan puncak Kim-Putin akan menegaskan kedudukan Moskow sebagai pemain penting di Semenanjung Korea. Pertemuan ini penting bagi nama baik internasional Rusia," jelasnya.

AYO BACA : Siti Aisyah Bebas, Begini Kronologinya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar