Yamaha Lexi

Pemkot Bandung Siapkan Rp38 Miliar Untuk Pemeliharaan Taman

  Selasa, 23 April 2019   Anya Dellanita
Ilustrasi taman. (Husnul Khatimah/ayobandung).

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) akan melakukan perbaikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan sejumlah taman yang ada di Kota Bandung. Anggaran sebesar Rp38 miliar juga telah disiapkan Pemkot Bandung untuk perbaikan tersebut.

Kabid Pertamanan DPKP3 Kota Bandung Iwan Sugiono mengatakan, anggaran tersebut dialokasikan untuk pemeliharaan kawasan Tegallega, yakni pembibitan Rp1,2 miliar dan penghijauan Rp1,3 miliar. Sisanya, akan digunakan untuk perbaikan pertamanan dan pengadaan serta penggajian 320 orang PHL sebesar Rp12 miliar.

“Kita berupaya untuk membayar UMK karena di Surabaya saja per-orang Rp 3,8 juta, sementara di kita cuma Rp 2,6 juta,” ungkap Iwan dalam acara Bandung Menjawab, Selasa (23/04/2019).

Iwan menjelaskan, 320 orang tenaga PHL tersebut setiap harinya akan ditugaskan untuk melakukan pemeliharaan taman. Alasannya, untuk menjaga tanaman-tanaman yang terdapat di taman-taman di Kota Bandung harus dilakukan secara rutin. 

“Kita berhadapan dengan makhluk hidup. Tiga hari dibiarkan udah berubah, apalagi di musim hujan gulma dan rumput cepat sekali tumbuh. Makanya kita tekankan untuk pemeliharaan setiap hari,” kata dia.

Tak hanya untuk memelihara 29 taman tematik di Kota Bandung, anggaran tersebut juga digunakan untuk perawatan 688 taman-taman lingkungan di setiap RW. Pemeliharaan juga akan dilakukan di median yang ada di tengah, kiri dan kanan jalan-jalan di Kota Bandung.

Iwan melanjutkan, anggaran yang dialokasikan setiap tahunnya untuk perbaikan dan pengelolaan taman akan terus mengalami kenaikan. Hal tersebut disebabkan peningkatan jumlah penduduk, termasuk banyaknya kerusakan-kerusakan yang disebabkan pihak tidak bertanggung jawab.

“Kenaikan iya, karena bagaimanapun kita tidak memungkiri jumlah wisatawan dan penduduk di Kota Bandung meningkat. Artinya kebutuhan pasti meningkat,” tuturnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar