Yamaha Mio S

Sulit Sinyal, Pemerintah Desa Parentas Dahulukan Akses Jalan

  Selasa, 23 April 2019   Irpan Wahab
Akses Jalan Desa Parentas, Kecamatan Cigalontang, yang rusak parah. (Irpan Wahab/Ayobandung.com)

CIGALONTANG, AYOBANDUNG.COM—Kepala Desa Parentas, Kecamatan Cigalontang, Andi Ramdani mengakui wilayahnya masih terbatas dalam teknologi informasi dan infrastruktur atau akses jalan. Namun, Andi membantah jika pihaknya berdiam diri atas minimnya teknologi informasi dan minimnya akses jalan tersebut. 

Andi yang dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, pihaknya tidak berupaya maksimal dalam penyediaan teknologi informasi karena khawatir akan berdampak negatif terhadap warga terutama anak remaja dan usia sekolah. Meskipun ia mengakui berdampak pula pada cepatnya penyebaran informasi.

"Kalau terkait sinyal memang kita belum berupaya optimal karena ada efek yang ditimbulkan. Kalau sinyalnya bagus juga dikhawatirkan anak-anak kecil seperti di perkotaan," papar Andi, Senin (23/4/2019).

AYO BACA : Awasi Dana Desa

Upaya untuk peningkatan teknologi informasi, lanjut Andi, sudah pernah dilakukan dengan salah satu provider. Namun, hingga saat ini belum ada realisasi meskipun saat melakukan komunikasi respons sangat bagus. 

"Bisa saja menggunakan Anggaran Desa tapi kan masih banyak juga infrastruktur lain di kita yang masih butuh penanganan," papar Andi.

Belum optimalnya pemenuhan teknologi informasi di wilayahnya, kata Andi, bukan sebagai bentuk diskriminasi. Namun, pihaknya lebih mengutamakan pembangunan infrastruktur jalan sebagai akses utama masyarakat.

AYO BACA : Dana Desa Tidak Boleh Mengendap Lebih dari 7 Hari

Akses jalan, lanjut Andi, merupakan penopang berbagai aktivktas masyarakat, baik pendidikan, ekonomi, dan mobilitas masyarakat lainnya. Makanya pihaknya bersyukur tahun ini sudah ada pembemahan akses jalan meskipum baru sebatas pelabaran jalan.

"Alhamdulilah tahun ini ada realisasi, yaitu pelebaran jalan dengan menggunakan beku. Jadi, kami prioritaskan dulu akses jalan daripada infrasturktur lain semisal penguatam sinyal tadi," tambah Andi.

Saat akses jalan bagus dan mulus tentunya dapat meningkatkan sumber daya masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan. Saat pendidikan dan tingkat pemahaman meningkat, akan mampu memilah dan memilih dan memanfaatkan teknologi informasi dengan baik.

"Jadi, kami dahulukan dulu pendidikan melalui akses jalan yang bagus. Di saat tingkat pendidikan kita meningkat, baru melangkah ke teknologi informasi. Agar nantinya pemahaman masyarakat dalam penggunakan teknologi bisa muncul," pungkas Andi.

AYO BACA : Parentas, Desa Perbatasan Tasikmalaya dan Garut yang Terbatas

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar