Yamaha Aerox

Pemkot Bandung Akan Terjunkan Petugas Kesehatan untuk KPPS

  Selasa, 23 April 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi--Petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) menyusun kotak suara yang berisi surat suara hasil Pemilu Srentak 2019 sebelum dilakukan rekapitulasi surat suara di GOR Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM-- Pemerintah Kota Bandung siap menerjunkan petugas kesehatan untuk mengawal anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang masih melakukan penghitungan suara.

Wali Kota Bandung Oded M Danial menilai pelaksanaan Pemilu 2019 cukup melelahkan, karena  dilaksanakan secara serentak untuk pemilihan presiden dan anggota legislatif.

"Kalau memang dibutuhkan petugas kesehatan, kenapa tidak, di masing-masing kecamatan ada puskesmas," kata Oded usai meninjau pelaksanaan USBN di SD Negeri Banjarsari, Jalan Merdeka, Bandung, Selasa (23/4/2019).

Namun, menurut Oded, perlu ada evaluasi untuk  pelaksanaan pemilu mendatang, apalagi  pemilu tahun ini menyebabkan sejumlah orang meninggal dunia.

AYO BACA : Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Idrus Marham

"Ini kan baru pertama kali, nanti alangkah bijaknya kalau dievaluasi. Kalau dievaluasi nanti akan tahu kekurangannya," katanya.

Hingga saat ini tercatat ada tiga petugas KPPS di Kota Bandung yang meninggal karena kelelahan saat menjalankan tugas dalam menyelenggarakan pemilu.

Oded turut berduka kepada petugas yang meninggal dunia. Ia juga akan  memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Mudah mudahan Allah memberikan tempat terbaik karena mereka sudah memberikan dedikasi kepada negara ini melalui tugas sebagai penyelenggara pemilu," kata dia.

AYO BACA : Petugas KPPS Meninggal di Cianjur Jadi 7 Orang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar