Yamaha

Sekda Jabar Targetkan Partisipasi Pemilu di Jabar 80%

  Selasa, 16 April 2019   Nur Khansa Ranawati
Sekda Jabar, Iwa Karniwa. (Istimewa)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa menargetkan tingkat partisipasi Pemilu 2019 di Jawa Barat mencapai 80%. Target tersebut lebih besar dari tingkat partisipasi masyarakat pada Pilkada Jabar 2018 lalu yang mencapai 73%.

“Yang menjadi fokus adalah bagaimana partisipasi masyarakat. Akan kita dorong secara masif. Diharapkan tingkat partisipasinya mencapai 80,” kata Iwa, Selasa (16/4/2019).

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Jabar terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan mendorong masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP sebagai salah satu syarat mencoblos agar segera melakukan perekaman.

Perekaman, ujar Iwa, akan dilakukan hingga detik terakhir. Disdukcapil di kabupaten kota juga diimbau melakukan pola jemput bola untuk mengakomodasi warga yang tak mungkin melakukan perekaman di kantor.

“Terutama pada saat tanggal 17 (April)  ada warga yang berulang tahun yang ke-17. Artinya jangan sampai hilang haknya. Itu titik krusial. Pada tanggal 17 itu dia punya hak pilih. Itu menjadi salah satu poin yang kita perhatikan juga,” katanya.

Terkait persyaratan administrasi kependudukan yang menjadi syarat pemilih, Iwa mengatakan kesiapan persyaratan adminduk warga Jabar sejauh ini telah mencapai 99%. Kesiapan adminduk tersebut mencakup ketersediaan surat keterangan pengganti e-KTP yang digunakan mencoblos di TPS.

Di luar itu, Iwa menyebut pemerintah juga telah menggelontorkan sejumlah dana untuk mendanai operasionalisasi sejumlah lembaga dalam pemilu, termasuk di antaranya Kesbangpol, Polda Jabar dan KPU. Khusus untuk KPU, Iwa menyebut total anggaran yang disalurkan mencapai sekitar Rp4 miliar.

“Yang buat pemprov optimis ini karena semua tahapan enggak ada kendala. Laporan dari KPU dan Bawaslu situasi keamanan juga kondusif dan Jabar daerahnya relatif terjangkau seluruhnya walaupun ada beberapa tempat kena banjir tapi sudah diantisipasi sehingga proses pemilu bisa berlangsung dengan lancar dan kondusif,” ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar