Yamaha Lexi

Universitas Asal Malaysia Ini Akan Terima Ratusan Mahasiswa Indonesia

  Minggu, 14 April 2019   Mildan Abdalloh
Kolej Universiti Islam Melaka (KUIM)saat mengunjungi SMA Terpadu Baiturrahman Ciparay, Kabupaten Bandung, Minggu (14/4/2019).

CIPARAY,AYOBANDUNG.COM -- Kolej Universiti Islam Melaka (KUIM) menargetkan  mahasiswa Indonesia dapat  menempuh studi di Melaka, Malaysia, khususnya KUIM 50 sampai 100 orang. 

Rektor Kolej Universiti Islam Melaka (KUIM), Radzai bin Said mengatakan kesempatan baik ini mesti ditangkap oleh pelajar kelas 12 SMA yang hendak melanjutkan ke jenjang sarjana untuk menempuh studi ke KUIM. 

"KUIM sudah berdiri sejak 1994 dengan jumlah mahasiswa sekitar 4000 orang dan 50 program studi," ujarnya, saat mengunjungi SMA Terpadu Baiturrahman Ciparay, Kabupaten Bandung, Minggu (14/4/2019). 

AYO BACA : Jokowi-Prabowo dalam Penerawangan Kartu Tarot

Sejak tiga sampai empat tahun lalu, kampus Islam yang terletak di Melaka Malaysia ini  telah diramaikan oleh mahasiswa asal Indonesia sebanyak hampir 30 orang. Karena KUIM memiliki program Melayu Dunia Islam (MDI) yang menyatukan mahasiswa asal Melaka, Sumatera, Jawa, Brunie Darussalam, dan Singapura. 

"Namun, tahun ini mahasiswa menjadi lima orang. Oleh sebab itu, kami kembali mengunjungi Indonesia untuk mengajak pelajar SMA di sini berkuliah di sana," katanya. 

Menurutnya, menempuh studi di luar negeri asalnya mampu membuka cakrawala ebih luas, keluar dari zona nyaman, dan bisa mengasah adaptasi serta toleransi  terhadap sesama manusia, khususnya saudara se-muslim. 

AYO BACA : Yamaha Jabar Gelar Yamaha Inspiring Women

"Supaya mahasiswa berkembang dan bisa bersatu dalam program yang kami wadahi buat warga-warga Melayu di MDI tersebut," paparnya. 

Sebelum berkunjung ke SMA Terpadu  Baiturrahman Bandung, pihak KUIM telah mengunjungi Institut Agama Islam Negeri di Bengkulu untuk teken kerjasama antara keduanya dalam rangka pendidikan. Kemudian, KUIM juga akan membuat nota kesepahaman dengan SMA Terpadu Baiturrahman untuk memudahkan para pelajar berkuliah di KUIM. 

Selain itu, KUIM yang memiliki lebih dari 4000  mahasiswa, 190 dosen, dan 150 staff kampus akan menggelar dies natalis universitas yang mencapai tahun perak alias ke-25. 

"Jadi kita insya allah  tahun ini juga kita akan membuat perayaan dies natalis. Lebih dari 12,000 alumni KUIM termasuk mahasiswa asal Indonesia sejak 1994 akan diundang untuk menghadiri ini," jelasnya.
 

AYO BACA : Debat Capres, Pengamat : Kedua Capres Belum Punya Terobosan untuk Genjot Penerimaan Pajak

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar