Yamaha Lexi

Debat Capres: Ini Strategi Jokowi-Ma'ruf Tingkatkan Penerimaan Pajak, Zakat dan Wakaf

  Sabtu, 13 April 2019   Nur Khansa Ranawati
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri. ANTARA FOTO
JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Paslon nomor urut 01, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memiliki strategi tersendiri untuk meningkatkan penerimaan pajak, zakat dan wakaf guna menyumbang pendapatan negara. 
 
Jokowi mengatakan, dirinya tidak akan serta-merta menaikkan tax ratio secara dratis karena berpotensi memunculkan shock economy karena beban pajak yang membesar. Dia akan tetap mempertahankan fasilitas kemudahan pembayaran pajak yang saat ini telah dilakukan lewat e-filling SPT online agar masyarakat tertib membayar pajak.
 
"Kita akan tingkatkan tax ratio secara gradual. Reformasi pajak lewat penerimaan pajak online sudah berdampak signifikan terhadap pembayaran pajak oleh masyarakar karena masyarakat merasa terlayani, " ungkapnya.
 
Sementara itu, untuk meningkatna penerimaan zakat, Maruf Amin mengatakan nantinya pihaknya akan merubah cara kerja penerimaan zakat dari masyarakat menjadi pengambilan zakat. Sementara, untuk menaikkan penerimaan wakaf, Maruf mengatakan akan melakukan intensifikasi wakaf.
 
"Penerimaan wakaf nantinya tidak hanya berbentuk kuburan, masjid, atau tanah, tapi juga berbentuk uang," jelasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar