Yamaha

WNI di Nepal Kirim Kertas Suara Pemilu lewat Pos

  Jumat, 12 April 2019   M. Naufal Hafizh
Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) sedang menunggu giliran untuk menggunakan hak suara dalam Pemilu 2019 di tempat pemungutan suara (TPS) 01 di Lobi gedung KBRI Dhaka, Jumat (12/4/2019). (KBRI Dhaka)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Nepal menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 dengan mengirimkan surat suara melalui pos, seperti disampaikan KBRI Bangladesh merangkap Nepal dalam keterangan resminya, Jumat (12/4/2019).

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Dhaka bertanggung jawab pada pelaksanaan pemilu di Bangladesh dan Nepal yang merupakan wilayah akreditasi KBRI Dhaka.

AYO BACA : Jelang Pemilu, Ridwan Kamil Imbau Milenial Banyak Riset

Berdasarkan keterangan dari KBRI Dhaka, terdapat 30 orang WNI pemilih di Nepal yang semuanya menggunakan metode pos. Dari 30 surat suara yang dikirim ke Nepal melalui pos sejak 12 Maret 2019, PPLN Dhaka baru menerima 19 surat suara kembali atau baru 60%.

Untuk itu, pihak PPLN Dhaka masih menunggu sisa surat suara kembali dari para WNI di Nepal hingga 17 April 2019.

AYO BACA : Jelang Pemilu 2019, Pengamat: Milenial Bukan Pencari Berita Politik

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dhaka memastikan penyelenggaraan pemilihan umum 2019 di Bangladesh dan Nepal berlangsung secara jujur, adil, bebas dan rahasia.

Untuk memastikan penyelenggaraan Pemilu yang adil, jujur, bebas, dan rahasia, PPLN Dhaka memanfaatkan fasilitas siaran langsung atau  pada beberapa media sosial.

PPLN Dhaka mengunggah live video di akun Facebook PPLN Dhaka dan Instagram KBRI Dhaka untuk pembukaan segel kotak suara dan surat suara guna memastikan tidak ada satu pun surat suara yang telah tercoblos.

PPLN Dhaka menyelenggarakan Pemilu 2019 di Dhaka, Bangladesh, Jumat, (12/4/2019) sesuai dengan jadwal dari Komisi Pemilihan Umum.

AYO BACA : Mengenal Metode Perhitungan Suara Pemilu Sejak Orde Baru

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar