Yamaha Lexi

Kuliner Bandung: Mencicipi Gurihnya Serabi Legendaris Cihapit

  Rabu, 10 April 2019   Nur Khansa Ranawati
Surabi legendaris Cihapit. (Nur Khansa Ranawati/ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Meski tidak hanya terdapat di Jawa Barat dan Kota Bandung, kue surabi atau serabi adalah salah satu jajajan pasar yang banyak dicari ketika orang datang bertandang ke Kota Kembang. Pasalnya, di sini terdapat banyak kedai serabi, mulai dari yang legendaris hingga kekinian dengan rasa yang dimodifikasi.

Untuk deretan serabi legendaris, Surabi Cihapit termasuk salah satunya. Kedai tenda yang menjual serabi ini letaknya berada di kawasan Pasar Cihapit, persisnya di sudut lahan parkir toko perlengkapan olahraga.

Ketika ayobandung.com menyambangi kedai tersebut pada Rabu (10/4/2019) pagi, sejumlah orang nampak sudah menunggu antrean pesanan. Beberapa duduk-duduk di kursi yang disediakan, sebagian lagi menanti sambil mengamati adonan demi adonan dituang di tungku. 

Ibrahim Lubis (65), sang pemilik usaha Surabi Cihapit, telah berjualan di tempat yang sama sejak 28 tahun lalu. Pria asal Medan ini memilih setia pada bahan-bahan pilihan dan tepung yang digiling sendiri.

AYO BACA : Yummy, Enaknya Surabi Tiga Dimensi yang Bikin Ketagihan

"Bahan-bahannya memepertahankan yang alami, tepung dari beras juga digiling sendiri. Saya enggak pakai beras murah, sama dengan yang dimakan sehari-hari," jelasnya.

Pun halnya dengan kinca atau air gula pemanis serabi, dia buat alami dari gula aren. "Oncom pun harus yang bagus, di atas kualitas pasar," tambahnya.

Hal tersebutlah agaknya yang menjadikan serabi ini setia didatangi pembeli. Selain menu andalan serabi kinca dan oncom, Surabi Cihapit juga menyediakan aneka varian rasa kekinian untuk menyesuaiakan diri dengan perkembangan selera pasar.

"Dari 10 tahun belakangan ini mulai muncul rasa-rasa baru, konsumen yang meminta," jelasnya. 

AYO BACA : Maknyus, Surabi Oreo Kang Dyan

Rasa lain yang disediakan pun beragam layaknya martabak; seperti keju, cokelat, pisang, kismis, dan kombinasi di antara rasa-rasa tersebut atau bahkan campuran dari seluruhnya. Untuk varian rasa asin, serabi ini dapat ditaburi telur, sosis, ayam, keju, atau kombinasi rasa-rasa tersebut dengan oncom.

"Tapi yang paling banyak dipesan sampai sekarang itu kinca dan oncom. Kalau enggak ada oncom, enggak pas jualannya," ungkapnya seraya tersenyum.

Untuk rasa dan ukuran, Surabi Cihapit seolah tak perlu diragukan. Ukurannya tergolong lebih tebal dan besar dibanding serabi pada umumnya. 

Bila tak terlalu lapar, satu potong Surabi Cihapit saja mampu membuat kenyang. Adonannya pun terasa lembut dengan kadar gurih yang cukup; santan kelapa-nya tetap terasa namun tidak dominan. Sehingga, bila ditimpa dengan rasa lain seperti keju atau cokelat, gurih dan manisnya beradu dengan pas.

Surabi Cihapit buka sedari pagi. Kisaran hargaya mulai dari Rp5 ribu untuk serabi polos hingga Rp13 ribu untuk rasa campuran. 

AYO BACA : Mencicipi Surabi Rock Jadul, Serabi Unik dengan Harga Mahasiswa

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar