Yamaha NMax

Kelompok Pro-Palestina Desak Madonna Batalkan Penampilan di Israel

  Rabu, 10 April 2019   M. Naufal Hafiz
Madonna. (Reuters/Bobby Yip)

RAMALLAH, AYOBANDUNG.COM—Kelompok pro-Palestina dan organisasi seperti Palestinian Campaign for the Academic and Cultural Boicott of Israel (PACBI) dan Jewish Voice for Peace menyeru penyanyi pop AS Madonna agar membatalkan penampilannya di Eurovision Song Contest 2019 di Israel pada Mei 2019.

PACBI dalam cuitan di Twitter mengirim pesan kepada penyanyi yang berusia 60 tahun tersebut—yang direncanakan tampil dalam kontes menyanyi di Tel Aviv—untuk menyatakan bahwa penampilannya dan aura bintang akan membantu menutupi pelanggaran Israel terhadap rakyat Palestina.

AYO BACA : Jadi Presiden Dewan Keamanan PBB, Indonesia Bawa Isu Palestina

"Beritahu Madonna bahwa penampilan di Eurovision di Israel berarti ia memberi aura bintangnya untuk menutupi pelanggaran hak asasi manusia yang terus dilakukan Israel dan merusak perjuangan rakyat Palestina bagi kemerdekaan, keadilan, dan kesetaraan," kata PACBI di akun Twitter, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Palestina, WAFA, Rabu (10/4/2019).

Cuitan PACBI itu disiarkan dengan tagar #MadonnaDontGo.

AYO BACA : Pidato di Markas PBB, Menlu Retno Tegaskan Indonesia Selalu Bersama Palestina

Jewish Voice for Peace juga mencuit, "Tinggal di rumah, Madonna. Berikan suaramu bagi kebebasan."

Organisasi tersebut juga menyiarkan pesan buat penyanyi itu di jejaringnya dengan judul "Beritahu Madonna untuk Memilih Kebebasan".

"Tak ada sikap netral dalam situasi yang tidak adil. Tolong dukung kami di pihak yang benar dalam sejarah untuk menciptakan dunia yang lebih baik buat semua dan batalkan penampilanmu di Eurovision,” tulis Jewish Voice for Peace.

Organisasi itu melanjutkan, “Jika anda percaya pada kesetaraan dan martabat buat semua, Anda akan memilih untuk tidak memberi kekuatan bintang anda buat pemerintah sayap-kanan Israel, yang memanfaatkan Eurovision untuk menutupi pelanggaran hak asasi manusia yang terus mereka lakukan. Penampilan Anda di Eurovision akan membahayakan perjuangan rakyat Palestina bagi kemerdekaan, keadilan dan kesetaraan."

AYO BACA : 150 Tahanan Palestina Mogok Makan di Penjara Israel

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar