Yamaha

Manajer Persib Kecam PT LIB Soal Jadwal Liga 1

  Selasa, 09 April 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. (Eneng Reni/Ayobandung.com)

UJUNGBERUNG, AYOBANDUNG.COMManajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengecam PT Liga Indonesia Baru (LIB)—selaku operator kompetisi—lantaran mengeluarkan draf jadwal Liga 1 2019 secara sepihak. Menurut Umuh, PT LIB terlalu seenaknya mengeluarkan jadwal tanpa ada pembicaraan dengan para klub peserta terlebih dahulu.

"Ya, kalau (penentuan) jadwal semuanya juga kumpul, semua klub, di situ ada kayak diputar atau dikocok (pengundian). Jangan seenaknya mengatur jadwal seperti ini," ungkap Umuh usai mengunjungi SDN 106 Ajitunggal, Selasa (9/4/2019).

AYO BACA : Skuat Terlalu Gemuk, Persib Bakal Pinjamkan Pemain

Umuh menilai, pembuatan jadwal tersebut tak menggunakan aturan. Sebab sebelum penentuan jadwal, lanjut Umuh, seharusnya seluruh klub peserta Liga 1 ditanya kesiapannya terlebih dahulu. Adapun sejauh ini, kata Umuh, tidak ada pertemuan klub dengan PT LIB maupun PSSI.

"Iya, mangkanya ini dari mana, tidak pakai aturan. Setuju enggak semua klub? Setuju enggak Liga ini dimulai? Gitu dong. Ini juga yang mengatakan bukan sebagai yang mewakili, tidak sesuai statuta. Seharusnya kan Iwan Budianto. Jadi, tetap harus kumpul dulu diundang dulu dan setuju. Jadi, jangan seenaknya," tegas Umuh.

AYO BACA : Manajemen Persib Bakal Pastikan Waktu Kedatangan Pemain Asia

Manajer yang karib disapa Wa Haji Umuh itu juga menyebut, meski KLB belum digelar, namun untuk menentukan jadwal liga harus disepakati oleh seluruh voter dan 18 klub yang bertanding dalam kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia. 

"Saya enggak mengerti, saya minta kumpul dulu semua klub agar adil dan benar, jangan paksakan kehendak. Jadi, kalau sudah kumpul semua di situ ditanya, apa mau KLB atau Liga dulu, gitu kan? Jadi, jangan seenaknya mengambil keputusan seperti ini," sambung Umuh.

Umuh pun berpendapat bahwa pemangku kepentingan di PSSI saat ini tak miliki inisiatif memperbaiki sepak bola Indonesia. Pasalnya, dengan tidak adanya transparansi pengundian jadwal liga di hadapan para klub peserta, Umuh mengkhawatirkan berisiko ada praktik kotor terselubung.

"Lihat seperti ini juga tidak ada inisiatif baik dan tidak ada niat untuk perbaiki persepakbolaan. Ada apa sebenarnya? Kalau mereka berpikiran normal, situasi ini mereka cepat berkumpul dan ada perwakilan dari liga, ini kan tidak ada. Aneh ini, semua harus saksikan. Biasanya semua selalu diundang karena kita tidak percaya dengan undian ini, itukan harus diundi dulu," tandas Umuh.

AYO BACA : Bek Menumpuk, Manajemen Persib Prioritaskan Berburu Striker

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar