Yamaha

Mafindo Bandung Raya Selenggarakan Sarasehan 'Tanpa Hoaks, Kita Rukun Berdemokrasi'

  Selasa, 09 April 2019   Adi Ginanjar Maulana
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Chapter Bandung Raya menyelenggarakan Sarasehan yang bertajuk “Tanpa Hoaks, Kita Rukun Berdemokrasi” pada Selasa (9/4/2019) di Hotel, Marriott, Kota Bandung. (Adi Ginanjar/ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Setelah melaksanakan deklarasi dan edukasi anti hoaks, beberapa waktu lalu, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Chapter Bandung Raya kali ini menyelenggarakan Sarasehan yang bertajuk “Tanpa Hoaks, Kita Rukun Berdemokrasi”. Sarasehan tersebut dilakukan pada Selasa (9/4/2019) di Hotel, Marriott, Kota Bandung.

Latar belakang diselenggarakan sarasehan ini adalah semmakin banyaknya hoaks dan ujaran kebencian yang beredar menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April nanti. Data dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)  menunjukkan,l dalam kurun waktu April–Juli 2018 telah ditemukan sebanyak 40% dari 145 ahli politik, ekonomi, sosial dan budaya menilai politik identitas dan SARA berpotensi mengganggu Pemilu 2019.

Beberapa daerah pun dinilai rawan dengan sebaran hoaks yang tinggi di antaranya Jawa Barat.

Pada sarasehan ini, Mafindo Bandung Raya menghadirkan empat orang narasumber, yakni Direktur Operasional Mafindo Pusat, Dewi S Sari yang akan menyampaikan materi “Hoaks dan Keutuhan Bangsa”. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Bandung, Ahyani Raksanagara membawakan materi “Kebijakan Negara dalam Cegah Hoaks dan Ujaran Kebencian”.

Ada juga Ketua Umum Jabar Saber Hoaks (JSH), Enda Nasution yang akan menyampaikan materi “Peran Gerakan Anti Hoaks di Daerah” dan Perwakilan Forum Lintas Agama Deklarasi Sancang, Kiagus Zainal dengan materi “Hoaks, Hate Speech dan Pengaruhnya Dalam Persatuan dan Kesatuan”.

Peserta dari sarasehan ini berasal dari berbagai organisasi dan lapisan masyarakat. Mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, unsur pemerintahan dan perwakilan media.

Moderator acara, Rita Gani yang juga penggagas Mafindo Bandung Raya menjelaskan kegiatan sarasehan ini bertujuan agar berbagai lapisan masyarakat dan pihak pemerintahan dapat saling berkolaborasi guna mencegah dan melawan hoaks, khususnya di Kota Bandung. Ditambah juga untuk menjaga komitmen bersama dalam menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dan keberagaman dalam demokrasi khususnya pada Pemilu 2019.

Acara ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama untuk mengatasi hoaks dan ujaran Kebencian oleh para narasumber dan seluruh peserta yang hadir.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar