Yamaha Mio S

Gaji Honorer Sering Telat, Ridwan Kamil Tegur Kepala Dinas di Jabar

  Senin, 08 April 2019   Nur Khansa Ranawati
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Irfan Al-Faritsi)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegur para kepala dinas di lingkungan Pemprov Jabar untuk tidak telat membayarkan gaji honorer yang bekerja di dinas masing-masing. Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengatakan bahwa dirinya mendapat laporan gaji honorer kerap ditumpuk bayar (dirapel) selama 2-4 bulan.

"Kita sudah tegur dinas-dinas. Jangan sampai ada honorer yang dibayar bulan keempat seperti itu. Kalau dirapelin begitu kasihan, ternyata pola ini berlangsung dari tahun ke tahun," ungkapnya ketika ditemui di Gedung Sate, Senin (8/4/2019).

AYO BACA : Hore, Gaji Guru Honorer di Kota Bandung Diupayakan Dekati UMK

Dia mengatakan, hal tersebut terjadi karena masalah persetujuan anggaran. Meski demikian, hal tersebut tidak terjadi pada PNS sehingga dirinya merasa keterlambatan tersebut adalah hal yang tidak adil.

"Buktinya PNS bisa gajian tiap bulan. Kalau alasannya anggaran baru diketuk, buktinya Februari gaji mereka lancar. Sementara dari APBD lainnya enggak lancar, kan tidak adil," jelasnya.

AYO BACA : P3K Rugikan Guru Honorer

Oleh karena itu, Emil memerintahkan pihak terkait untuk menghilangkan sistem penunggakan gaji honorer.

"Makannya saya perintahkan tidak boleh ada lagi yang membayar tenaga honorer dan manusia-manusia yang berkeringat untuk Jabar dengan rapel 2-3 bulan karena ini bukan proyek," ungkapnya.

"Ini berita baik buat honorer, gubernur komit sudah menegur agar tidak ada lagi keterlambatan," tambahnya.

AYO BACA : Guru Honorer K2 Prioritas Rekrutmen PPPK

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar