Yamaha

7 Makanan Sehat yang Dikira Tidak Cocok untuk Diet

  Senin, 08 April 2019   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Diet sehat selalu dikaitkan dengan mengonsumsi makanan rendah lemak. Namun, terjadi perubahan dramatis dalam beberapa tahun belakangan dalam ilmu diet makanan mengenai makanan mana yang baik atau tidak.

Berikut ini tujuh makanan yang direkomendasikan. Bahkan, para ahli mengingatkan bahwa Anda tidak bisa hidup tanpanya, sebagaimana dilansir dari Forbes, Senin (8/4/2019).

1. Avokad: sumber energi yang lezat

Pada generasi lalu, dalam era diet rendah lemak, para ahli gizi menganggap avokad memiliki kandungan lemak tinggi. Penelitian menunjukkan justru lemak tersebut dapat mengurangi lipoprotein densitas rendah (LDL) atau kolesterol jahat.

Avokad juga mengandung vitamin dan mineral, termasuk potasium, kalium, magnesium, dan folat, juga kaya vitamin K, C, E, B-5, dan B-6.

“Avokad menyimpan rasa kenyang lebih tinggi sehingga Anda tidak mudah lapar,” imbuh ahli diet dan direktur program pendidikan nutrisi dan dietetik University of Nevada, Las Vegas, Samantha Coogan, sembari merekomendasikan untuk mengonsumsi avokad dalam jumlah sedang.

2. Telur: miliki sumber protein tempo dulu saat ini

AYO BACA : 10 Makanan Sehat Terburuk yang Perlu Anda Hindari

Konsumi telur dalam jumlah berlebih telah lama dikaitakan dengan kolesterol meningkat dan penyakit kardiovaskular. Kini para ahli mengakui bahwa telur memiliki sisi yang sehat.

The American Heart Association memperbolehkan makan telur termasuk kuningnya per minggu, kata Ashley Amaral, ahli diet bersama Banner Health di Arizona.

“Ada tidak dapat menghilangkan kuning telur dari diet Anda. Sebab, terdapat nutrisi penting di dalamnya seperti folat, vitamin D, dan B-12,” terang Coogan.

3. Kentang: makanan untuk otak dan otot

Ketika diet rendah karbohidrat menjadi populer, beberapa buah dan sayur justru mendapat cap buruk akibat kadar gula yang tinggi. Kini, kentang justru menjadi sumber utama potasium yang memiliki dua kali mineral lebih banyak per porsi seperti pisang.

Coogan mengatakan, karbohidrat dalam kentang sangat baik untuk membangun kembali glikogen otot setelah Anda berolahraga.

4. Beras putih: pemulih energi secara cepat dengan banyak keuntungan

AYO BACA : 10 Makanan Sehat yang Berbahaya bagi Tubuh

Secara alami, nasi putih rendah lemak mengandung vitamin B-6, magnesium, dan beberapa protein baik.

“Tidak ada alasan untuk mengganti beras putih dengan beras merah, terutama saat mengisi energi setelah berolahraga,” jelas Coogan.

5. Kacang-kacangan: lemak baik dalam porsi kecil

Kacang-kacangan banyak mendapat kritik karena mengandung lemak yang tinggi. Namun, penelitian saat ini memulihkan kritik tersebut. Kacang-kacangan tergolong lemak tunggal dan tak jenuh ganda merupakan tipe lemak baik. Kacang-kacangan juga berserat dan berprotein.

6. Popcorn: rayakan camilan ini

Popcorn adalah camilan sehat yang dikemas dengan serat gandum utuh dan mengandung antioksidan, termasuk polifenol dan nutrisi yang dapat meningkatkan kesehatan otak.

7. Cokelat hitam: pilihan makanan penutup yang baik

Cokelat hitam kaya antioksidan yang disebut flavonoid yang bagus untuk kesehatan jantung dan dapat meningkatkan fungsi kognitif.

Karena cokelat masih tergolong makanan berkalori tinggi, maka disarankan mengonsumsinya dengan porsi kecil atau sekitar 1 ons per hari.

AYO BACA : Makanan Sehat yang Harus Menjadi Menu Wajib Setiap Hari

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar