Yamaha NMax

Sasando dan Alat Musik Karya Anak Bangsa Hadir di Frankfurt Musikmesse 2019

  Sabtu, 06 April 2019   M. Naufal Hafizh
Ilustrasi - Musik Sasando (ANTARA)

LONDON, AYOBANDUNG.COM—Alat musik buatan anak bangsa seperti sasando, drum, audio speaker, dan gitar hadir di Musikmesse 2019, Frankfurt, sebuah pameran terbesar di Eropa yang mempertemukan pelaku industri musik dari berbagai negara.

Ragam instrumen dari 11 pelaku industri musik Tanah Air itu dipamerkan di Paviliun Indonesia, yang dikoordinasikan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia bersama KJRI Frankfurt, di antaranya adalah alat musik produksi Kuassa, Kyre Drums, Genta, X9 Pro Audio, Sui Generis Straps, Premiere Wood Manufacturing, Indonesian Bamboo Community, Sawoe, Seruni Audio, Blueberry dan Sasando Shop.

Untuk menarik perhatian pengunjung dan peserta pameran, grup Sasando dan band Purwatjaraka tampil dengan menggunakan alat musik buatan lokal tersebut. Penampilan itu mendapat sambutan baik dari pengunjung, bahkan beberapa dari mereka ikut tampil bersama memainkan lagu internasional.

Konsul Muda KJRI Frankfurt am Main Dimas Wisudawan mengatakan, penampilan musisi Indonesia dengan memainkan instrumen salah satunya sasando electrik untuk mendemonstrasikan kekuatan dan menawarkan alat musik buatan lokal di panggung Eropa, Jumat (5/4/2019).

Selain menampilkan sejumlah pertunjukan, Bekraf dan KJRI Frankfurt juga menggelar pertemuan bisnis yang dihadiri pelaku usaha dan para pecinta musik dari Jerman.

Sementara itu, Konjen RI Frankfurt Toferry P. Soetikno dalam sambutannya di acara pameran itu, menggarisbawahi tentang pentingnya peran musik dalam kehidupan sehari-hari.

Musik sebagai bahasa universal yang mempersatukan kita dan menjembatani perbedaan dalam segala hal, katanya.

Menurut dia, Indonesia memiliki potensi besar sebagai penghasil alat-alat musik, baik modern maupun tradisional. Pameran seperti Musikmesse 2019 pun menjadi forum branding, pemasaran, dan penjualan bagi produk-produk unggulan Indonesia di mancanegara.

Musikmesse 2019 yang dilaksanakan 2-5 April tersebut diikuti sekitar 1.600 peserta dan diharapkan menarik kunjungan 90.000 orang.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar