Yamaha NMax

KPU Sebut TPS di Bandung Bertambah Dua Kali Lipat

  Kamis, 04 April 2019   Fira Nursyabani
Warga saat mengikuti simulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilu serentak tahun 2019 di halaman kantor KPU Provinsi Jawa Barat, Jalan Garut, Kota Bandung, Selasa (2/4/2019). (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua KPU Kota Bandung Suharti mengatakan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Bandung pada Pemilu 2019 meningkat hampir dua kali lipat dibanding saat Pilkada 2018.

"Saat pilkada serentak tahun lalu, jumlah TPS di Kota Bandung hanya 4.000, saat Pilpres meningkat jadi 7.103 TPS," kata Suharti, di sela-sela simulasi Pencoblosan dan Penghitungan Suara Pemilihan Umum Serentak 2019 di TPS 11 Jalan Situ Lembang, Kota Bandung, Rabu (3/4/2019).

Dia mengatakan karena jumlah TPS mengalami peningkatan, maka jumlah petugas TPS di Kota Bandung juga menjadi bertambah dari 28.000 menjadi 49.000 orang.

AYO BACA : KPU Jabar Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Menurut dia, dua minggu menjelang Pemilu 2019, kesiapan di Kota Bandung sudah mencapai 95%. KPU tinggal menunggu logistik untuk pemilih tunanetra atau template braille karena pengadaannya dilakukan oleh pemerintah pusat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengingatkan warga untuk tidak lengah terhadap berbagai hal yang dapat mengganggu pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Bukan hanya menjelang pelaksanaan Pemilu, ia juga mengajak warga untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan, baik saat pelaksanaan dan setelah pelaksanaan Pemilu 2019.

AYO BACA : Yana Akan Beri Hadiah TPS Paling Unik

"Dari pengalaman menggelar pesta demokrasi beberapa tahun belakangan, kita tahu kalau Bandung selalu aman dan kondusif. Meski demikian, kita jangan sampai lengah," ujar Yana seusai menghadiri Simulasi Pencoblosan dan Penghitungan Suara Pemilihan Umum Serentak 2019 di TPS 11 Jalan Situ Lembang, Kota Bandung.

Yana juga mengimbau kepada warga Kota Bandung untuk datang ke TPS pada hari pencoblosan 17 April mendatang. Yana meminta agar warga Kota Bandung yang sudah masuk dalam DPT untuk menyalurkan hak pilihnya.

Oleh karenanya, Yana mengapresiasi langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung dalam menggelar simulasi. Ia rasa kegiatan tersebut bisa menjadi evaluasi bagi KPU untuk pelaksanaan Pemilu yang sebenarnya nanti.

"Pemilu dengan memilih di lima kertas suara secara sekaligus merupakan yang pertama di Indonesia. Sehingga simulasi seperti ini sangat diperlukan untuk memprediksi dan mengidentifikasi kendala-kendala yang nantinya ada," katanya.

AYO BACA : KPU Kota Bandung Butuh 50.000 Personel di TPS

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar