Yamaha NMax

Pemprov Jabar dan Telkomsel Luncurkan Patriot Desa Digital

  Senin, 01 April 2019   Nur Khansa Ranawati
Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Director Human Capital Management Telkomsel, Irfan A Tachrir. (Nur Khansa Ranawati/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Dalam rangka memperkuat rencana pembangunan desa digital, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Telkomsel meluncurkan program Patriot Desa Digital di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Senin (1/4/2019) siang.

Program yang berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel ini diharapkan bisa melahirkan local hero khususnya dari kalangan anak muda yang mampu memberikan edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

AYO BACA : Dalam 5 Tahun, Emil Targetkan Semua Terdigitalisasi

"Yang pertama ini maindset dulu harus diubah. Kalau mau cepat kita berdayakan anak muda. Tapi kalau gak ada anak muda kita akan latih juga masyarakat sekitar," ujar Director Human Capital Management Telkomsel, Irfan A Tachrir.

Irfan mengatakan Telkomsel akan memberi dorongan kepada desa-desa yang membutuhkan bantuan. Dorongan akan diberikan dalam bentuk berbagai pelatihan yang diperlukan untuk menunjang program desa digital.

AYO BACA : Ridwan Kamil Bakal Pacu Program Desa Digital

"Bentuk pelatihan banyak ada yang menyangkut digital, bisa belajar foto pakai handphone untuk jualan online, ada pelatihan manajemen, ada juga pelatihan yang lebih advance dari itu, seperti packaging dan lain-lain," ujarnya.

Selain di Bandung, program ini rencananya akan diselenggarakan di empat kota lain di Indonesia yaitu Jakarta, Medan, Surabaya dan Makassar. Program ini diperuntukkan bagi BUMDES, UMKM dan BMT melalui edukasi literasi digital.

"Ini program jangka panjang. Tidak bisa berhenti krena membangun komunitas digital itu tidak mudah dan tidak sebentar," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menargetkan seluruh desa di Jabar bisa terdigitalisasi selama lima tahun masa kepemimpinannya. Tahap awal, pemprov merencanakan oembangunan 500 desa digital sepanjang 2019.

"Diharapkan dalam lima tahun desa digital ini terpenuhi dengan konsep pentahelix atau kolaborasi. Kami sangat membutuhkan peran swasta di bidang teknologi komunikasi," katanya.

AYO BACA : Emil Minta Digital Masuk ke Sistem Pendidikan di Jabar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar