Yamaha Aerox

Bermula dari Katering, Tjarani Berkembang Jadi Kafe

  Senin, 01 April 2019   Fathia Uqimul Haq
Tjarani Cafe yang berlokasi di Jalan Bungur, Cipedes, Sukajadi, Bandung. (Fathia Uqimul Haq/Ayobandung.com)

SUKAJADI, AYOBANDUNG.COM—Karena bosan dengan konsep kafe di Bandung yang penuh tanaman dan dedaunan bak di Pulau Bali, Zaki (24) membuat kafe unik Tjarani Cafe. Uniknya, Tjarani Cafe awalnya merupakan perusahaan katering rumahan.

Zaki menjelaskan, Tjarani merupakan kata yang diambil dari bahasa sansekerta yang berarti bangunan kecil yang indah. Dengan nama ini, Zaki berharap kafenya dapat memberikan suasana hangat, nyaman, dan cocok dijadikan tempat nongkrong. 

"Meskipun enggak kecil-kecil amat, tapi ngasih nyaman bukan berarti ngantuk, tapi orang bisa aktif berkomunikasi, kongko dengan orang lain," ujarnya.

Suasana aktif dan menyenangkan ini digambarkan dari warna yang diterapkan oleh Tjarani Cafe. Desain memphis dan futuristik ditambah warna pop seperti merah muda, toska, putih, dan kuning menyemarakkan dinding kafe. Tempat duduk yang beragam mulai dari sofa, terali besi berwarna, konsep open bar, hingga kursi lingkaran menjadikan Tjarani semakin nyaman. 

AYO BACA : Love Unicorn Cafe, Kafe Serba Unicorn yang Menggemaskan

"(Kafe ini) bukan cuma (untuk) makan saja tapi nyaman bisa mengerjakan tugas," jelasnya.

Tjarani Cafe menyuguhkan makanan barat dan Indonesia, mulai dari nasi goreng hingga iga bakar. Ada pula sajian chicken wings fillet, sosis, salad, french fries, dan chicken wings shrimp paste

Aneka steak dan chicken khas Tjarani terdiri atas tenderloin, mushrooom baby potato, salad, garlic bread, beberapa pilihan saus mushroom, dan blackpepper.

Menu utama yang bisa dipesan mulai dari sirloin steak, cheesy fish and cheese, burger, beef friedrice, dan salty fish friedrice.

AYO BACA : 5 Kafe dan Bar dengan Pemandangan Alam Keren di Bandung

Soal dessert, Tjarani menyajikan Pannacotta, Chocolate Lava Cake, ragam Mocktail mulai dari Rasbery Lemomade, Lychee Lemongrass Fizz, Green Latern, bloody valantine, dan Tropical Blossom

Tjarani juga bisa dikatakan sebagai destinasi kuliner untuk ramai-ramai. Mereka memiliki sajian Gyga bite Platter seharga Rp125.000 dengan kapasitas empat orang. 

"Kami lebih banyak makanan sharing, menu rame-rame. Terus kami develop ke arah makanan ringan dan minuman yang gemes," katanya.

Bukan cuma dekorasi kafe yang menggemaskan, sejumlah minuman khas Tjarani juga dibuat lucu, unik, dan menarik. Misalnya Tjarani Mocktail seperti sensasi makan mawar, vanilla milk, juga aneka kopi dari biji yang spesial. Tjarani peduli dengan biji kopi petani Ciwidey dan Pangalengan sehingga menu kopi di sini 100% diambil dari sana yang merupakan tipe arabika. 

Berbagai makanan di Tjarani Cafe berada di kisaran harga Rp18.000 sampai Rp150.000. Harga termahal itu pun merupakan tarif makanan sharing yang dibagi berempat. Untuk menu utama, rata-rata berada di kisaran harga Rp30.000. 

"Dengan harga segitu bisa cukup puas dengan sajiannya yang unik," jelasnya.

AYO BACA : Kafe Unik di Bandung untuk Si Gemar Nongkrong

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar