Yamaha Mio S

Perwal Penerimaan Peserta Didik Kota Bandung Adopsi Permendikbud

  Jumat, 29 Maret 2019   Fathia Uqimul Haq
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar. (Fathia Uqimul Haq/ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Peraturan Wali Kota (Perwal) Bandung terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan mengadopsi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) no 51 tahun 2018. Menurut peraturan tersebut penerimaan peserta didik dilakukan berdasarkan zonasi sebesar 90%, perpindahan tugas orangtua atau wali sebesar 5%, dan jalur prestasi 5%. 

AYO BACA : Emil Usulkan SD Hingga SMA Berada di Satu Lokasi

"Perwal ini untuk keberpihakan kepada masyarakat sekitar, termasuk mereka yang RMP (rawan melanjutkan pendidikan) ada di 90% tadi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar, Jumat (30/3/2019). 

AYO BACA : Pemkot Bandung Fokus Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

Hikmat mengatakan sekolah juga wajib menerima anak berkebutuhan khusus dengan kuota 3 orang tiap sekolah, baik dari zonasi, perpindahan orang tua, atau jalur prestasi. "Jadi kami sangat memperhatikan termasuk di swasta pun kami perhatikan akan membantu," ujarnya. 

Menurut Hikmat, sistem zonasi memudahkan orang yang bersekolah di wilayah terdekat dari sekolah. Hal ini juga dalam rangka menerapkan aturan yang berlaku untuk keadilan supaya anak-anak bisa melanjutkan pendidikan. 

Di sisi lain, sistem zonasi juga berdampak positif pada psikologis siswa, mulai dari ongkos transportasi lebih murah, mengurangi hiruk pikuk perjalanan dari rumah ke sekolah, serta membuat pelajar lebih segar dan nyaman sehingga ia siap belajar. 

"Perwal PPDB akan secepat mungkin disosialisasikan. Karena peraturan masih memerlukan penyempurnaan di bagian hukum," tuturnya.

AYO BACA : Unik, TNI Jadi Sopir Bus Sekolah di Purwakarta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar