Yamaha Lexi

Kerap Beringas di Lapangan Hijau, Ini Penjelasan Erwin Ramdani

  Rabu, 27 Maret 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Erwin Ramdani. (Eneng Reni N Jamil/ayobandung).

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM--Pemain Persib Bandung, Erwin Ramdani kerap tampil beringas ketika bertanding. Sebut saja, di dua ajang yang telah dilalui Persib, baik Piala Indonesia maupun Piala Presiden 2019, Erwin kerap tampil meledak-ledak jika mengetahui lawan yang dihadapinya tak menjunjung tinggi sportivitas di lapangan.

Terbukti, ketika striker Persib, Ezechiel N'Douassel mendapatkan tekel keras dari salah seorang pemain Perseru Serui, Erwin menjadi orang pertama yang berlari dan lantang menegur pemain yang menjegal striker asal Chad tersebut. Erwin mengaku perasaan itu muncul lantaran sebagai sebuah tim, tanggung jawab untuk melindungi rekan sesama pemain muncul dengan sendirinya.

Emang sih mungkin saya juga pas lawan Perseru emang liat Eze ke injek. Awalnya saya coba liatin kok terus-terusan. Tapi mungkin, kalau emang jiwa peduli sama temen kali ya, dan tangung jawab ke tim terlalu besar. Intinya tanggung jawab sih, ungkap Erwin.

Apalagi usai melanglang-buana di sejumlah klub Tanah Air, Erwin memang rindu untuk berkostum Maung Bandung. Pasalnya, membela panji Persib Bandung adalah cita-cita yang didambakan Erwin sejak kecil. 

Praktis, usai resmi berkostum Pangeran Biru, Erwin tak menyia-nyiakan kesempatan. Dirinya selalu tampil menggebu-gebu di setiap laga. Apalagi pemain berusia 26 tahun itu menyebut dirinya selalu bermain menggunakan hati, terlebih saat membela klub tanah kelahiran. 

Kalau di Persib memang pakai hati, gak pas latihan aja, tapi di luar latihan juga. Memang lebih fokus untuk persiapkan Persib, di istrahat dan di luar sepak bola juga. Kalau di sini (main di Persib) perasaan dari hatinya dateng sendiri, ga dibuat-buat. Ya itu natural dateng sendiri aja, ga tahu kenapa, reflek sih, lanjutnya.

Meski demikian, eks skuat PSMS Medan ini mengaku tahu betul batasannya dalam mengelola emosi di lapangan hijau. Apalagi pemain sayap asal Bojong Soang, Kabupaten Bandung itu menyebut selalu ditenangkan oleh rekan satu timnya.

(Sikap itu apa merugikan buat tim) engga sih, kata temen-temen paling sabar Win. Istigfar Win. Saya emang perhitungan tapi gak kelewat batas. Saya tahu memang ada batasan dan bisa atur lah, ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar