Yamaha Mio S

Chef Yanto, Pelukis Buah dengan Motif Bunga, Wajah, dan Nama

  Selasa, 26 Maret 2019   Husnul Khatimah
Chef Yanto, pengukir bunga, wajah, dan nama di buah. (Husnul Khatimah/Ayobandung.com)

BOGOR UTARA, AYOBANDUNG.COM—Tidak semua orang bisa mengukir buah. Salah seorang yang bisa membuatnya adalah Yanto. Di tangan pria tiga puluh tahun ini, buah-buahan bisa menjadi pajangan yang sedap dipandang.

Yanto adalah chef atau koki di restoran My Seafood di Jalan Pajajaran Indah, Kota Bogor. Namun, Yanto bukanlah sembarang koki, sedikit demi sedikit, kini dia menjelma menjadi seorang yang terkenal dan disorot media karena kepiawaiannya mengukir buah.

Buah ukirannya pun telah dikenal banyak orang. Bahkan dia pernah mendapat pesanan untuk melukis wajah istri Wakil Presiden RI Mufidah Jusuf Kalla sebagai kado perayaan ulang tahun Mufidah beberapa waktu lalu.

"Waktu itu saya juga pernah mendapatakan pesanan melukis wajah Ahok oleh seorang kenalannya untuk dikasih ke Ahok, pernah juga seseorang meminta saya melukis pak Jokowi. Komedian Sule juga alhamdulillah pernah memesan secara langsung untuk dilukis wajahnya," ujar Yanto, ditemui di Restoran My Seafood Bogor, Selasa (26/3/2019).

Mengukir buah telah ditekuni Yanto sejak tiga tahun lalu. Dia menekuni fruit carving karena termotivasi hasil ukiran buah karya teman-temannnya di restoran tempat dia bekerja.

"Saya melihat ukiran buah itu indah sekali sehingga saya pengen belajar dan kemudian saya cari-cari teman yang bisa belajar carving dan saya pelajari hingga bisa dan sampai sekarang pun saya masih belajar terus," kata Yanto.

Yanto mengaku belajar mengukir buah secara bertahap. Awalnya, dia berhasil melukis motif bunga yang dianggapnya sebagai ukiran standar. Kemudian dia melukis wajah yang tingkat kerumitan jauh lebih besar.

"Susahnya bikin wajah itu soalnya harus pas dengan wajahnya itu, kita harus lihat fotonya terus, kalo ukiran bunga dan lainnya itu tidak terlalu susah, masih standar kesulitannya," kata Yanto.

Semua buah, dikatakan Yanto, bisa menjadi media lukisan. Namun, buah semangka adalah buah yang lebih sering dijadikan media ukiran. Banyaknya warna dari buah ini yang menjadi alasannya; dagingnya berawarna merah putih dan kulitnya yang berwarna hijau.

"Untuk dijadikan ukiran kita pilih semangka yang bagus, gak lecet, fresh, dan keras karena kadang ada semangka yang dipencet kadang berair. Jadi, benar-benar harus fresh. Untuk semangka ini bisa dipajang tiga hari, awet dan bisa tetap dimakan," katanya.

Saat mengukir buah, Yanto biasanya melukis terlebih dahulu pada komputer. Kemudian lukisan tersebut dicetak dan ditempelkan pada buah yang dijadikan media ukiran.

Cetakan gambar lukisan yang ditempel itu kemudian diukir dengan menggunakan alat khusus fruit carving. Setelah itu, bagian yang tidak termasuk pola didiukir motif bunga untuk mempercantik buah.

"Untuk selesainya ukiran tergantung kesulitannya kalau standar seperti motif bunga satu setengah jam kalau yang sulit motifnya bisa tiga jam untuk satu buah," kata Yanto.

Dia mengatakan, biasanya buah ukiran ini dijadikan sebagai hiasan pernikahan, pesta ulang tahun, dan lain-lain. Biasanya Yanto menerima pesanan ukir buah melalui Instagramnya @rieyantoanto.

"Satu ukiran buah kita jual dengan harga Rp200.000 hingga Rp300.000, harganya tergantung tingkat kesulitannya dan motif yang diminta pemesan," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar