Yamaha Lexi

Ayo Ikuti Tips dari Para Ahli agar Baterai Smartphone Kamu Bertahan Lama

  Senin, 25 Maret 2019   Andres Fatubun
Ilustrasi isi ulang daya ponsel pintar.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Baterai yang awet bertahun-tahun adalah idaman setiap penggguna smartphone. Smartphone sekarang dibekali daya prosesor yang cepat serta dukungan RAM besar untuk kemampuan multitasking yang tinggi. Akibatnya, kecenderungan menggunakan smartphone secara berlebihan pun semakin besar sehingga kita juga perlu tahu cara menjaga baterainyaagar lebih awet. 

Untuk merawat smarthpone dengan baik serta mengisi daya baterai dengan benar, perlu sekali untuk mengetahui hal-hal dasar mengenai bateraimu.

Kenali Cara Baterai Bekerja
Smartphone android dan iPhone memiliki baterai yang terbuat dari lithium-ion, baterai ringan yang dapat bertahan lama dan mudah di-charge. Namun seperti semua baterai, mereka juga memiliki masa hidup. Ketika usia baterainya sudah semakin tua, kamu mungkin merasa bahwa smarthphone punya kamu perlu semakin di-charge dari waktu ke waktu.

Kamu harus benar-benar mengenali degradasinya ketika bateraimu sudah mencapai usia akhirnya. Rata-rata baterai pada umumunya di-charge sebanyak 500 dalam semasa hidupnya.

Setiap 100% dari baterai smarthphone yang kamu gunakan adalah satu siklus dari charge baterai. Jadi ketika kamu telah menggunakan baterai smartphone dari 100% hingga habis 0%, kamu telah menghabiskan satu usia baterainya. Semakin sering baterai digunakan, semakin buruk kinerja baterainya sehingga sangat lazim untuk meng-update smartphone dua tahun sekali. Jika baterai smartphone di-charge setiap hari, kinerja bateraimu akan terasa lebih buruk pasa saat akan melakukan upgrade.

Seberapa sering Baterai smartphone sebaiknya Baiknya di-charge?
Ada banyak mitos mengenai baterai smartphone dan bagaimana baiknya mereka di-charge. Mungkin kamu sering mendengar rekomendasi untuk membiarkan bateraimu mati hingga mencapai 0% setiap sebulan sekali atau mitos seperti, tidak boleh mencharge baterai sepanjang malam.

Menurut Frances Cancio, ahli dalam perusahan tech, sebaiknya daya baterai dijaga secara konsisten antara 40% hingga 80%. Dengan frekuen dan daya charge yang lebih kecil akan menghemat usia bateraimu dibandingkan mengisi ulang dayanya dari 0%.

Dengan begitu, kamu tidak perlu meninggalkan smartphone di-charge baterainya setiap sepanjang malam. Tetapi dengan mencuri waktu untuk men-charge baterai pada satu jam atau dua jam sebelum kamu tidur malam.

Tips baterai yang Lain
Membawa charger smartphone kemana pun bisa sangat praktis untuk tetap menjaga daya bateraimu di zona aman (ditetapkan pada angka 40% - 80%) dan terhindar dari habis baterai sampai benar-benar tidak bisa menyala.

Apple menyarankan untuk tidak meninggalkan smartphone di tempat bersuhu tinggi melebihi 95 derajat celcius karena dapat merusak baterai, terutama ketika cuaca panas. Hal lain juga dapat dilakukan dengan mempergelap cahaya layar, mematikan layanan lokasi, dan khususnya untuk iPhone, menyalakan fitur low lower mode. (Alya Nurdina Nareswari)
 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar