Yamaha Lexi

Dekati Maskapai, Boeing Berjuang Operasikan Kembali 737 Max

  Senin, 25 Maret 2019   Fira Nursyabani
Pasca larangan terbang pesawat Boeing 737 Max 8 di sejumlah negara akibat dua kecelakaan pesawat tersebut dalam lima bulan terakhir ini saham Boeing di Bursa Saham New York tercatat turun lebih dari 10 persen atau kehilangan kapitalisasi hingga US$ 25 miliar atau setara dengan Rp357 triliun. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

WASHINGTON, AYOBANDUNG.COM -- Boeing Co telah mengundang lebih dari 200 pilot maskapai, penanggung jawab teknis, dan pejabat badan pengawas penerbanganpada Rabu (27/3/2019) lalu membahas upaya menerbangkan kembali pesawat-pesawat 737 MAX.

AYO BACA : Lion Air Ganti Boeing 747-400 dengan Airbus 330-900NEO

Pertemuan tersebut merupakan isyarat bahwa perbaikan perangkat lunak yang disiapkan Boeing sudah hampir selesai kendati masih akan membutuhkan persetujuan dari badan pengawas penerbangan.

AYO BACA : Garuda Indonesia Batalkan Pemesanan Boeing 737 Max 8

Pembahasan yang akan dilangsungkan di Renton, Washington, itu merupakan bagian dari rencana untuk mendekati maskapai-maskapai yang mengoperasikan 737 MAX serta badan pengawas penerbangan di negara mereka masing-masing.

Boeing, dalam sebuah pernyataan, mengatakan akan terus bekerja sama dengan perusahaan dan badan pengawas penerbangan dalam hal pembaruan perangkat lunak dan pelatihan737 MAX yang didanai oleh Boeing.

Tim dari tiga maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) yang memiliki jet-jet 737 MAX turut menghadiri pertemuan itu. Pertemuan tersebut diisi dengan pembahasan soal peningkatan mutu perangkat lunak.

Badan pengawas penerbangan AS sedang bersiap-siap menerima dan mengkaji ulang hasil-hasil perbaikan dalam beberapa pekan mendatang pascakecelakaan maut pesawat jenis tersebut di Indonesia dan Ethiopia.

AYO BACA : Hadapi Krisis Terdahsyat dalam Sejarah, Bos Boeing Tulis Surat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar