Yamaha Mio S

Hati-hati! Minum Teh Panas Ternyata Tingkatkan Risiko Kanker

  Minggu, 24 Maret 2019   Anya Dellanita
Ilustrasi teh hijau. (sciencedaily.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Minum teh panas memang nikmat. Apalagi, jika dinikmati saat cuaca sedang dingin. Namun sayangnya, riset terbaru yang dilansir dari DMarge, Minggu (24/3/2019) menunjukkan intensitas minum teh panas yang tinggi dapat meningkatkan risiko kanker tenggorokan.

Dalam Journal of Cancer, disebutkan ada lebih dari 50.000 koresponden berusia 40-75 tahun yang terkena kanker dalam rentang satu dekade. Hasil penelitian tersebut menunjukkan mengonsumsi teh dengan suhu 60 derajat celcius sebanyak 700 mililiter per hari dapat meningkatkan risiko kanker tenggorokan sebesar 90%.

AYO BACA : Petani Majalengka Sulap Kulit Kopi Jadi Minuman Teh

Periset dari American Cancer Society, Dr Farhad Islami, mengungkapkan mengonsumsi minuman terlalu panas memang dapat meningkatkan risiko kanker tenggorokan. “Banyak orang menikmati minum teh, kopi, atau minuman panas lainnya. Namun, berdasarkan temuan kami, minum teh yang sangat panas dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan," ucapnya.

Berangkat dari kesimpulan tersebut, peneliti menyarankan setiap orang untuk menunggu minuman menjadi hangat, sebelum menyeruputnya. Menurut mereka, kanker jenis ini meningkat karena cedera berulang yang diakibatkan asap, alkohol, refluk asam, dan cairan panas.

AYO BACA : 5 Hal yang Menyehatkan Jika Dicampur dengan Teh

Riset ini bukanlah riset pertama yang menemukan hubungan antara teh panas dan kanker tenggorokan. Namun, riset ini menjadi yang pertama kali mengungkap suhu spesifik penyebab kanker.

Menurut Badan Internasional Penelitian Kanker, efek kanker ini juga signifikan karena membunuh sekitar 400.000 orang per tahun, dengan 13.750 perkiraan kasus baru terjadi pada pria dalam setahun

Profesor Pharmacoepidemology dari London Schoil of Hygiene & Tropical Medicine Stephen Evans, mengatakan suhu panas adalah penyebabnya, bukan jenis makanan atau minumannya. Menurut dia, hal ini terjadi karena banyak makanan atau minuman panas yang sering kita konsumsi.

Misalnya saat menikmati selai panas yang dipanggang dengan microwave, padahal ini diketahui dapat menyebabkan cedera tengorokan. "Mungkin saja trauma itu menyebabkan perubahan sel dan karenanya menjadi kanker," ujar Evans.

Walaupun nikmat, tapi nyatanya minum teh panas agak berbahaya. Karena itu, sebaiknya kita menghentikan kebiasaan ini. Tunggu teh sampai hangat, lalu baru diminum.

AYO BACA : Selain untuk Minuman, Ini 8 Rahasia Ampuh Teh Hijau

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar