Yamaha Aerox

Kampanye Tolak Golput Lewat Konser Musik

  Rabu, 20 Maret 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Komunitas We The Youth mengajak masyarakat gunakan hak pilih pada Pemilu 2019 dan Pilpres 2019. (Eneng Reni N Jamil/ayobandung).

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Komunitas We The Youth mengajak masyarakat khususnya para generasi muda untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 April mendatang. Apalagi seruan tolak golput itu dikemas dengan event menarik yakni melalui konser musik. 

Maklum, setelah sukses memulai kampanye 100% Indonesia Nyoblos pada Januari lalu di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya, kini gelaran bertajuk 100% In Bandung : Explicit Vote pun bakal digelar di Arcamanik, Sabtu (23/3/2019) mendatang.

Executive Director We The Youth, Widy, mengatakan konser musik tersebut menjadi gagasan supaya anak muda bersedia menyalurkan hak suaranya untuk pemilu nanti. Terlebih hal ini demi masa depan bangsa yang lebih baik. Apalag bila tidak diedukasi dengan baik para milenials ini dikhawatirkan memilih untuk golput.

Kita rasa penting nih teman-teman milenial untuk ikut di Pemilu 17 April ini. Kami ingin mengajak teman-meman milenial untuk menyalur suara politiknya. Karena potensi suara milenial ini mencapai 40 persen. Apalagi peran milenial ini penting karena 10-20 tahun mendatang milenial ini yang akan memuncaki masa depan Indonesia, ungkap Widy dalam konferensi pers di Beehive Kafe, Bandung, Rabu (20/3/2019).

Widy juga menyampaikan, banyak pihak juga yang telah mengajak hal yang sama untuk menyalurkan hak suaranya. Alhasil pihaknya memilih jalur konser musik sebagai media merangkul generasi muda. Menurutnya, konser musik semacam ini sangat erat kaitannya dengan generasi muda. Sebab kampanye untuk nyoblos ini bisa dilakukan dengan lebih cair dan informal sesuai dengan karakter milenial.

We The Youth ini memilih jalan yang paling efektif untuk merangkul perhatian para milenial. Makanya kita cari strategi yang sepas mungkin buat kultur milenial Salah satunya melalui pertunjukkan musik dan komunitas adalah dua hal yang bisa menggaet milenial Apalagi kalau yang mereka idolakan yang berbicara mereka lebih mendengar. Kalau kita yang hanya koar-koar ayo pilih, susah, enggak ada yang dengerin, lanjutnya.

Alhasil Widy berharap konser ini dapat memancing minat generasi muda untuk turut berpartisipasi di Pemilu 2019. Mereka pun bisa lebih peduli dan mencari tahu mengenai calon pemimpin dan wakil rakyat yang akan dipilihnya. Pasalnya pada pemilu tahun ini, bukan hanya memilih presiden tapi juga DPR RI, DPD, DPRD tingkat provinsi, hingga kota. 

Melalui event komunitas anak muda, kita ingin menunjukkan kita punya semangat yang sama. Mereka juga bisa mendapatkan euforia khas yang bisa mereka rasakan saat mengikuti pesta demkokrasi. Masa sih mereka ingin melewatkan euforia ini. Jadi jangan lupa milih, pilih dengan rasional bukan emosional. Kalau baju saja enggak mau dipilihin orang lain, makanan enggak mau dipilihin, sampai jodoh aja enggak mau dipilihin, masak masa depan kita mau dipilihin orang sih, ujarnya.

Acara ini pun bakal dimeriahkan oleh sejumlah acara, meliputi festival musik oleh Repton, Xtab, Taring, Down for life, Forgotten dan Burgerkill Lalu akan ada Custom Bike Exhibition, Community Gathering, Merchandise Bazaar, dan Food Truck. Bukan hanya itu, dalam acara ini juga bakal ada talkshow yang dikemas dalam bentuk ngariung untuk memberikan edukasi kampanye mencoblos yaitu Ngariung Babarengan Kang Kimung, Irvine Jasta dan Eddi Brokoli, 

Sementara itu, salah satu pengisi acara yang merupakan drummer Burgerkill, Putra Pra Ramadhan mengajak anak muda untuk menyalurkan hak suaranya. Pasalnya menurut pria yang karib disapa Puput itu, satu suara sangat berharga dalam menentukan masa depan bangsa Indonesia.

Gue tidak akan menggunakan hak pilh ketika gue udah nggak peduli lagi dengan generasi anak cucu nanti dan juga keberlangsungan industri musik yang sejak lama ditekuni. Tapi masalahnya, gue masih peduli banget. Makanya gue menyadari bahwa satu suara aja pasti punya pengaruh, sama seperti teman-teman lainnya, tambah Puput.

Puput pun meminta generasi muda untuk tidak mempermasalahkan perbedaan pilihan. Pilihan merupakan hak masing-masing yang bukan menjadi bibit memecah belah bangsa melainkan untuk mengeratkan persatuan. 

Tapi perlu dingat bahwa apapun pilihan masing-masing, mari hargai. Sebab berbeda bukanlah alasan bagi kita untuk berhenti mengasihi satu sama lain. Mari tetap menjadi bangsa yang kuat, demi Indonesia yang kian hebat, lanjut Putra.

Kampanye 100% In digaungkan dari bulan Januari hingga April di berbagai kota. Selain Bandung, kampanye juga digelar di Palembang, Solo, dan Yogyakarta. Acara ini terbuka bagi komunitas anak muda yang ingin ikut berpartisipasi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar