Yamaha NMax

Pelatihan Pemasaran Digital Bagi Pengusaha UKM Perempuan di Industri Pakaian dan Sepatu

  Selasa, 19 Maret 2019   Fira Nursyabani
Pelatihan pemasaran digital bagi pengusaha UKM perempuan yang digagas Canada-Indonesia Trade and Private Sector Assistance (TPSA) dengan Angel Investment Network Indonesia (ANGIN).

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Penelitian yang dilaporkan oleh proyek Canada-Indonesia Trade and Private Sector Assistance (TPSA) dan Pusat Analisis Sosial AKATIGA mengungkapkan bahwa akses pasar domestik dan internasional adalah salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh pengusaha usaha kecil dan menengah (UKM) perempuan dalam mengembangkan bisnisnya.

Salah satu faktor penyebab tantangan ini adalah fenomena “double burden” atau beban ganda yang terjadi ketika pengusaha perempuan harus membagi waktu antara mengurus usaha mereka dan mengurus urusan rumah tangga.

Untuk beberapa pengusaha UKM perempuan, terutama di industri pakaian dan sepatu, pemasaran digital menjadi solusi untuk mencapai pasar yang luas tanpa harus dibatasi oleh isu-isu gender.

AYO BACA : Aplikasi CariAja Bantu Bisnis Pelaku UMKM

Pemasaran digital adalah sebuah bentuk pemasaran yang menghubungkan konsumen dengan penjual secara elektronik menggunakan teknologi interaktif. Berdasarkan penelitian TPSA mengenai perdagangan dan gender, terungkap bahwa 40% UKM milik perempuan yang melakukan ekspor di industri sepatu menggunakan media sosial digital dan 30% dari UKM tersebut mempunyai situs sendiri.

Menyadari manfaat dari pemasaran digital bagi pengusaha UKM perempuan, proyek TPSA bekerjasama dengan Angel Investment Network Indonesia (ANGIN) merencanakan sebuah pelatihan berdurasi satu setengah hari mengenai pemasaran digital bagi pengusaha UKM perempuan.

Pelatihan ini bertajuk “Meningkatkan Pengetahuan dan Kemampuan Pengusaha UKM Perempuan dalam Pemasaran Digital: Fokus di Industri Sepatu dan Pakaian”. 

AYO BACA : Kadin Kabupaten Bandung Dorong UMKM Lewat Kabisa

Acara pelatihan akan diselenggarakan pada 19–20 Maret 2019 di Hotel Holiday Inn Bandung. Kegiatan ini tidak hanya mengadakan pelatihan tentang pemasaran digital, namun juga bertujuan untuk memberi pemahaman kepada perusahaan pemasaran digital, badan pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya mengenai tantangan berbasis gender terhadap akses pasar dan bagaimana menggunakan pemasaran digital untuk mengatasi tantangan tersebut.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi jembatan untuk membentuk jaringan antara pengusaha UKM perempuan dengan para pemegang kepentingan terkait.

TPSA merupakan proyek 5 tahun senilai 12 juta dolar Kanada yang didanai oleh Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada dan dilaksanakan oleh The Conference Board of Canada.

Tujuan utama TPSA adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan yang lebih baik lagi dan mengurangi kemiskinan di Indonesia melalui peningkatan perdagangan dan investasi penunjang perdagangan antara Indonesia dan Kanada.

AYO BACA : Pemkot Bandung Dukung Inovasi untuk UMKM

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar