Yamaha Lexi

KPU Kota Cirebon Gelar Simulasi Pemilu 2019

  Sabtu, 16 Maret 2019   Erika Lia
KPU Kota Cirebon Gelar Simulasi Pemilu 2019

CIREBON, AYOBANDUNG.COM--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, di TPS 22 Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu (16/3/2019).

Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi menyatakan, simulasi itu dilaksanakan sesuai yang sebenarnya. Kegiatan yang diklaim sesuai ketentuan KPU Provinsi Jawa Barat tersebut merupakan upaya untuk menelaah dan mencermati pelaksanaan pemungutan dan penghitungan.

"Basis utama pelaksanaannya adalah pemilih perkotaan. Simulasi dilaksanakan sesuai keadaan sebenarnya, seperti di TPS 22 ini menggunakan surat suara sejumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang ada di sini yaitu 237 pemilih," ungkapnya saat simulasi.

Namun begitu, dia memastikan, surat suara yang digunakan saat simulasi tak mencantumkan nama-nama calon yang sebenarnya. Selain itu, petugas KPPS yang simulasi itu pun merupakan KPPS dari TPS 22.

Proses dan prosedur pemungutan serta penghitungan suara pun sama seperti yang akan dilaksanakan. Simulasi tersebut menyasar sejumlah target, di antaranya kesiapan penyelenggara pemilu dari jajaran KPU, PPK, PPS, dan KPPS, serta pendukung lain.

Selain itu, untuk mengukur durasi waktu yang dibutuhkan kala pelaksanaan pemilu. Dengan begitu, pihaknya memiliki standar acuan terkait waktu yang harus digunakan nanti.

"Saat pemungutan suara, setidaknya butuh waktu tiga menit. Waktu itu berlaku simultan, mulai dari pemilih hadir ke TPS, penandatanganan daftar hadir, sampai mencelupkan jari ke dalam tinta," paparnya.

Dalam peraturan perundang-undangan, lanjutnya, pemungutan dan penghitungan suara akan dilaksanakan pada hari yang sama. Tak hanya mengetahui kesiapan penyelenggara dan mengukur durasi waktu, Didi meyakinkan, simulasi itu juga sebagai upaya evaluasi diri.

"Simulasi ini juga sebagai bahan evaluasi, tentang hal-hal apa saja yang menjadi keunggulan, hambatan, dan tantangan, pada penyelenggaraan pemilu serentak," tuturnya.

Capaian simulasi pemungutan dan penghitungan suara hari ini sendiri, selanjutnya akan digunakan sebagai bagian saat bimbingan teknis penyelenggara KPPS pada awal April.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar