Yamaha Aerox

Penderita TBC di Kabupaten Tasik Terus Bertambah

  Sabtu, 16 Maret 2019   Irpan Wahab
TBC

SINGAPARNA, AYOBANDUNG.COM--Penderita penyakit Tuberculosis di Kabupaten Tasikmalaya terus bertambah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pada tahun 2017 lalu ada 2.205 orang. Jumlah penderita naik pada tahun 2018 menjadi 2.227 orang. 

Sementara pada triwulan pertama tahun 2019, tercatat ada 352 orang. Petugas Dinas Kesehatan terus melakukan pendataan penderita TBC. Kader kesehatan di setiap RW sudah dikerahkan untuk memantau kesehatan warga. 

"Jadi ketika ditemukan masyarakat yang mengalami batuk beberapa minggu, harus segera ditindaklanjuti dengan pemeriksaan di Puskesmas," papar Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi kepada wartawan, Sabtu (16/3/2019).

Ditambahkan Atang, penyakit TBC bukan disebabkan keturunan. Tetapi lebih kepada penularan, lingkungan serta gaya hidup. Penularan terjadi ketika penderita batuk dengan memgeluarkan dahak, saat itu bakteri tuberculosis keluar dan terhirup oleh orang lain. 

Beberapa gejala terjangkitnya tuberculosis, lanjut Atang, yakni batuk berkepanjangan baik disertai dahak atau tidak, demam atau meriang berkepanjangan, sesak nafas dan nyeuri pada bagian dada dan berkeringat tanpa sebab, terutama pada sore atau malam hari. 

"Badan juga lemas, nafsu makan berkurang drastis dan penurunan pada berat badan yang cukup signifikan, " papar Atang. 

Jika terjadi atau mengalami gejala tersebut, kata Atang, masyarakat sebaiknya memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. 
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar