Yamaha Lexi

Pemkab Bandung Persilakan Atlet Disabilitas Gunakan Si Jalak Harupat

  Kamis, 14 Maret 2019   Mildan Abdalloh
Atlet disabilitas

KUTAWARINGIN,AYOBANDUNG.COMĀ -- Pemerintah Kabupaten Bandung mempersilakan atlet paralympic untuk menggunakan komplek olah raga Si Jalak Harupat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bandung Slamet Mulyana mengatakan, sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi perkembangan atlet, termasuk paralympic.

"Untuk pembinaan atlet disabilitas, kami berkewajiban membantu dan menyediakan sarana prasarana, si Jalak Harupat bisa digunakan atlet disabilitas untuk pembinaan, harapannya atlet mampu berprestasi," tutur Slamet, Kamis (14/3/2019).

Penggunaan Komplek Olah Raga si jalak Harupat kata Slamet telah diatur dalam Perda nomor 13 tahun 2016. Dalam Perda tersebut disebutkan untuk bisa menggunakan si Jalak Harupat harus membayar jasa pemakaian.

"Kalau mengenai sarana olah raga si Jalak Harupat ada perda yang mengatur penggunaan dikenakanĀ jasa pemakaian yang akan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kan perlu pendapatan," ujarnya.

Namun Slamet tidak menyebutkan secar rinci besaran dana yang harus dikeluarkan untuk menggunakan sarana olah raga Si Jalak Harupat.

"Itu diatur dalam Perda, lihat saja Perdanya," katanya.

Bagi atlet yang akan menggunakan si Jalak Harupat untuk berlatih atau pembinaan, kata Slamet secara teknis pengurusnya baik NPNCI (paralypic) atau KONI setiap tahun mendapatkan dana hibah dari Pemkab untuk pembinaan.

"Kan NPCI sudah diberi dana hibah oleh Pemkab. Dalam pengajuan anggaran, oleh NPCI tinggal dibuatkan rincian kebutuhan untuk melaksanakan pelatihan, termasuk untuk jasa pemakaian tempat. Kan tidak masalah, dananya tetap dari Pemkab," paparnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar