Yamaha Lexi

Skuat Maung Bandung Sedih Ditinggalkan Bobotoh

  Rabu, 13 Maret 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib Bandung kontra Perseru Serui sepi penonton, di stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/3/2019) malam. (Irfan Al-Faritsi/Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM—Gemuruh bobotoh meneriakkan yel-yel penyemangat bagi Persib tak begitu menggema saat Maung Bandung melawan Perseru Serui, Selasa (12/3/2019). Puluhan ribu kursi tribune Stadion Si Jalak Harupat yang biasanya penuh sesak, tak terisi malam tadi.

Kemenangan empat gol tanpa balas dari dari skuat Cenderawasih Jingga pun terasa hambar lantaran minimnya dukungan bobotoh di stadion.

Berdasarkan catatan Panpel Persib, tiket yang terjual pada pertandingan itu hanya 2.500-an tiket. Padahal biasanya puluhan ribu bobotoh selalu menyesaki stadion berkapasitas 27.000 kursi itu hingga meluber ke luar stadion.

AYO BACA : Panpel Persib Beberkan Alasan Stadion Sepi Bobotoh

Kosongnya stadion di laga tersebut tidak lain sebagai bentuk protes bobotoh yang kecewa dengan buruknya penampilan Maung Bandung pada penyisihan grup A Piala Presiden. Skuat Maung Bandung harus puas finis di posisi tiga usai menelan dua kali kekalahan berturut-turut dari Persebaya dan PS Tira-Persikabo.

Melihat situasi tersebut, gelandang Persib, Dedi Kusnandar, merasakan betul kehilangan dukungan bobotoh.

Menurutnya, ketidakhadiran bobotoh memberi pengaruh pada penampilan Persib. Bagi Dedi sendiri, bobotoh adalah pemain ke-12 yang selalu berada di mana pun Persib bermain.

AYO BACA : Sepi Bobotoh di Laga Persib vs Perseru, Ini Respons Radovic

"Sedih pasti, memengaruhi. Apalagi bobotoh itu sudah seperti pemain ke-12, dan sudah ciri khas Persib, bobotoh selalu ada di mana pun main," ungkap Dedi.

Meski demikian, pemain yang karib disapa Dado itu memahami aksi boikot bobotoh tersebut. Namun, dirinya memastikan, usai situasi tak mengenakan tersebut, skuat Maung Bandung bakal terus berusaha memperbaiki peforma tim mulai dari Piala Indonesia dan Liga 1 di awal Mei 2019.

"Di laga itu agak beda tapi kita memahami lah sebagai pemain saya juga. Mudah-mudahan ke depannya lebih baik lagi dengan situasi seperti ini," lanjut Dado.

Pemain asal Jatinangor itu pun mengharapkan bobotoh terus hadir mendukung Maung Bandung. Lantaran, bobotoh dan Persib, kata Dado, merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.

"Harapannya udah gak usah disebutkanlah kalau kita minta support, bobotoh sudah tahu. Saya berharap setiap pemain dan bobtoh ada energi. ofisial, pemain, dan semua ada sinergi. Jadi, kerja sama bukan cuma pemain, tapi semuanya, sama-sama," pungkas Dado.

AYO BACA : Terjungkal di Piala Presiden, Persib Beberes Dapur

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar