Yamaha Lexi

Bawaslu RI: Jabar Termasuk 5 Daerah Pelanggar Pemilu Terbanyak

  Minggu, 10 Maret 2019   M. Naufal Hafizh
APK dan spanduk iklan di perempatan Simpang Dago. (Nur Khansa/ayobandung).

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Bawaslu Republik Indonesia menyatakan, terdapat lima provinsi dengan pelanggaran Pemilu 2019 terbanyak, salah satunya Jawa Barat.

"Ada lima besar daerah terbanyak pelanggaran pemilu, di antaranya posisi pertama Jatim, kemudian disusul oleh Jabar, kemudian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Selatan," kata Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo, seusai menjadi pemateri pada Sosialisasi Akreditasi Pemantau Pemilu di Jawa Barat, di Kota Bandung, Minggu (10/3/2019).

AYO BACA : APK yang Melanggar Rusak Estetika Kota Bandung, Ini Tindakan Pemkot

Ratna yang juga Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu RI mengatakan, dari awal masa kampanye hingga 5 Maret 2018 tercatat ada 6.280 pelanggaran yang bersumber dari temuan dan laporan.

"Dari jumlah itu, diketahui pelanggaran APK atau alat peraga kampanye adalah temuan terbanyak," katanya.

AYO BACA : Banyak Pelanggaran, Satpol PP Kota Bandung Tertibkan Ribuan APK

Pelanggaran APK, lanjutnya, tercatat sebanyak 4.695 kasus.

"Kemudian urutan kedua yaitu pelanggaran pidana pemilu sebanyak 485 dan ketiga kami kategorikan pelanggaran lainnya seperti pelanggaran ASN dan juga kepala daerah," tambahnya.

Rata mengatakan, dari 485 pelanggaran pidana pemilu, sebanyak 43 kasus sudah dinyatakan berkekuatan hukum tetap atau inkrah, salah satunya kasus politik uang oleh calon anggota legislatif (caleg) DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) yakni artis Mandala Shoji alias Mandala Abadi.

"Untuk pidana pemilu itu tidak hanya kami saja dari Bawaslu yang terlibat tapi juga ada dari unsur kejaksaannya," pungkasnya.

AYO BACA : Bantuan Biskuit dan Susu Ibu Hamil Dinyatakan Melanggar Proses Pemilu

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar