Yamaha NMax

Tas Transparan Niion Kritik Pengguna Media Sosial

  Sabtu, 09 Maret 2019   Fathia Uqimul Haq
Salah satu contoh koleksi baru Niion yang menggunakan material mika. ( Fathia Uqimul Haq /ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM--Akhir-akhir ini, pengguna media sosial Indonesia bahkan dunia membentuk orang-orang memalsukan dirinya sendiri. Entah dari filter aplikasi yang membuat wajah semakin tidak tampak aslinya, fitur kamera, dan hal-hal lain yang menjadikan media sosial sebagai salah satu indikator diterimanya seseorang di kehidupan sosial. 

Cara kita memandang diri sendiri sudah tergantung pada seberapa banyak "like" yang bisa didapatkan atau berapa banyak "followers"

"Makanya tas kali ini mengkritik tren seperti itu. Orang orang dengan sosial media malah jadi lebih pede. Kita ingin mengubah orang yang memakai ini minimal jujur dengan society orang-orang terdekat," papar Adit Yara, Pemilik Merek Niion, kepada ayobandung, Sabtu (9/3/2019). 

"See Through Collection" kali ini membuat sebuah tas berbahan mika. Artinya apa yang disimpan di dalam tas tersebut akan terlihat oleh orang lain. Dengan menggunakan tas ini, secara tidak langsung akan menunjukkan sifat seseorang melalui apa yang dibawa. 

"Setidaknya, orang menunjukkan jati diri yang memakai ke orang terdekat supaya bisa diterima secara apa adanya," katanya. 

Koleksi Niion jenis ini dibuat beberapa jenis seperti sling bag, waist bag, dan tas laptop. Belum lagi tas jenis lain yang direncanakan masih mengikuti tren transparan. Sesuai dengan misinya, dalam satu tahun akan mengeluarkan 10 artikel.  Pembuatan tas transparan ini mencapai 30 persen dari  total produksi 7.000 tas secara keseluruhan. 

"Empat artikel terakhir di Oktober nanti," ujarnya.

Adit merekomendasikan cara  pemakaian tas transparan ala Niion ini cocok dipakai kasual formal, aktivitas urban, jalan-jalan di akhir pekan, tas santai untuk ke tempat hiburan atau berwisata.

Selain itu, tas ini disarankan menjauhi dari yang panas, cuci bahan nilonnya menggunakan sikat gigi, dan boleh dicuci memakai deterjen. "Jangan dicuci pakai mesin cuci," kata Adit.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar