Yamaha Aerox

Dongkrak Wisata Jabar, Sultan Cirebon Cetuskan 'Jalan-jalan di Lembur Sorangan'

  Kamis, 07 Maret 2019   Erika Lia
Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon, Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat (kedua dari kiri) menunjukkan bus wisata Citros yang sudah mulai beroperasi untuk mengantarkan wisatawan berjalan-jalan di lokasi-lokasi ikonik di Kota Cirebon maupun Kabupaten Cirebon. (Erika Lia (Ayo Media Network)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon, Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat mengingatkan warga Jawa Barat (Jabar) agar berwisata di wilayah sendiri, mengingat provinsi ini kaya dengan objek wisata. Arief pun mencetuskan program wisata 'jalan-jalan di lembur sorangan' atau jalan-jalan di kampung sendiri.

"Banyak warga Jabar yang belum menjelajah kampungnya sendiri (kawasan Jabar) dan lebih memilih wisata keluar Jabar. Kami mendorong gubernur Jabar untuk memprogramkan jalan-jalan di lembur sorangan," kata Arief.

AYO BACA : Pengembangan Potensi Desa Harus Jadi Perhatian Pemprov Jabar

Menurutnya, program wisata di kampung sendiri akan membuat masyarakat Jabar mengenali segala potensi tanahnya sendiri, baik sejarah budaya maupun budaya kontemporer.

Dia menyontohkan Cirebon yang memiliki kekayaan budaya yang dapat dijadikan destinasi wisata. Objek wisata di Cirebon setidaknya digambarkan melalui banyak hal, mulai dari makanan hingga bangunannya.

AYO BACA : Bidik Wisatawan Muslim dengan Tren Wisata Halal

"Di Cirebon ada wisata ziarah, wisata alam, kuliner, kerajinan, sampai wisata pendidikan," papar Arief.

Dia menyebutkan, wisata ziarah semisal makam Sunan Gunung Jati sebagai salah satu dari sembilan wali, pantai Cirebon sebagai wisata alam, kuliner yang meliputi empal gentong, nasi jamblang, nasi lengko, dan lainnya, kerajinan batik maupun topeng, hingga wisata sejarah yang digambarkan melalui seni bangunan di antaranya tiga keraton Cirebon, Taman Goa Sunyaragi, dan masih banyak lagi.

Langkah Pemerintah Provinsi Jabar yang telah menyusun program-program wisata untuk daerah-daerah sejauh ini, diapresiasi pihaknya. Dia menuturkan, di Keraton Kasepuhan sendiri, setidaknya 1 juta wisatawan telah datang berkunjung.

"Keraton Kasepuhan yang dibangun Sunan Gunung Jati sekitar 600 tahun yang lalu ini sudah banyak dikunjungi orang dengan berbagai tujuan, baik wisata sampai penelitian," katanya.

AYO BACA : Kampung Naga Kian Digilai Wisatawan Mancanegara

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar