Yamaha Lexi

Banyak Pelanggaran, Satpol PP Kota Bandung Tertibkan Ribuan APK

  Rabu, 06 Maret 2019   Nur Khansa Ranawati
APK dan spanduk iklan di perempatan Simpang Dago. (Nur Khansa/ayobandung).

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menertibkan ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) yang tersebar di 26 titik seluruh kecamatan di Kota Bandung, Rabu (6/3/2019). Daerah yang disisir mulai dari area Balaikota Bandung, yakni Jalan Wastukencana hingga perempatan Jalan Buahbatu-Jalan BKR. Penertiban dilakukan serentak bekerjasama dengan panitia pengawas kecamatan (Panwascam) setempat.

"Hari ini kami melakukan penertiban serentak bersama-sama, meneritbkan atribut kampanye yang melanggar," ungkap Kepala Satpol PP Bandung, Dadang Iriana kepada Ayobandung.com. 

Menurutnya, rencana penertiban APK tersebut telah disepakati sejak pertengahan Februari lalu, saat surat peringatan dari Bawaslu pada para peserta pemilu yang melanggar aturan terkait APK tidak digubris. Untuk itu, Bawaslu meminta kerjasama pihak Pemkot Bandung untuk melakukan penertiban.

"Rekomendasi dari Bawaslu itu banyak, bukan hanya puluhan atau ratusan. Foto-foto APK yang melanggarnya sudah disampaikan pada 14 Februari. Saat itu Bawaslu telah menyampaikan peringatan pada para peserta pemilu untuk tidak melanggar aturan," jelas Dadang pada Ayobandung.com.

Ketentuan pemasangan APK yang berlaku antara lain tidak boleh dipasang di taman, di pohon, di pagar, dan area sekolah. Selain itu, APK yang dipasang harus terlebih dahulu memiliki izin pemasangan yang ditandai dengan cap dari Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Bandung.

"Ini sudah diingatkan melakui surat Bawaslu, tapi tidak digubris oleh peserta, akhirnya Bawaslu minta bantuan Pemkot Bandung yang kemudian diperbantukan oleh Satpol PP hingga Panwascam," jelasnya.

Adapun ke-26 titik penertiban kali ini meliputi Jalan Wasstukencana, Jalan Cicendeo, Jalan Kebon Kawung, Jalan Pasir Kaliki, Jalan Abdul Rivai, Jalan Cipaganti, Jalan Setiabudhi, area sepanjang Babakan Siliwangi, Jalan Siliwangi, perempatan Simpang Dago, berbelok ke Jalan Ir.H.Juanda, Jalan Merdeka, Jalan Tamblong, Jalan Veteran, dan Simpang Lima.

Kemudian dilanjut ke area perempatan Sudirman-Otista, perempatan Sudirman-Gardujati, Jalan Jamika, perempatan Pagarsih, perempata mal Festival Citylink, perempatan RS Immanuel, perempatan Tegalega-BKR, perempatan PT Inti-Moh.Toha, perempatan Moch. Ramdhan, perempatan Sriwijaya, hingga perempatan Buahbatu-BKR.

Dadang menghimbau kepada seluruh peserta pemilu atau para calon legislatif yang memasang APK dirinya agar mentaati aturan yang berlaku, yakni pedoman KPU dan perda yang mengatur tata cara pemasangan reklame.

"Kepada simpatisan hukumnya wajib mentaati aturan main, terutama sesuai dengan pedoman dari KPU, sesuai dengan Perda tata cara pemaasngan reklame. Mereka juga garus mendaftarkan diri ke Distrau untuk mendapat cap," jelasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar