Yamaha Lexi

APK yang Melanggar Rusak Estetika Kota Bandung, Ini Tindakan Pemkot

  Senin, 04 Maret 2019   M. Naufal Hafizh
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. (Humas Setda Kota Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM—Pemerintah Kota Bandung bersama Badan Pengawas Pemilu akan menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang dinilai melanggar aturan pada Rabu (6/3/2019). Selain menegakkan aturan, langkah ini juga sebagai tindakan untuk menjaga estetika Kota Bandung.

Pada penertiban nanti, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana telah menginstruksikan kepada para petugas untuk tidak tebang pilih. Semua yang melanggar harus ditertibkan.

“Semua yang melanggar harus ditertibkan. Pemkot Bandung akan hadir bersama KPU, Bawaslu, dan rekan-rekan di kewilayahan untuk menertibkan APK," ujar Yana, Senin (4/3/2019), seperti dalam keterangan resmi yang diterima Ayobandung.com.

AYO BACA : Lagi-lagi Langgar Aturan, 370 APK Ditertibkan di KBB

Yana berharap dari pertemuan ini penertiban APK dapat dilakukan bersama-sama.

"Karena hal ini awalnya berangkat keluhan masyarakat. Jadi saya berharap agar aparat di kewilayahan dapat menjadi mata dan telinganya Pemerintah Kota. Pemkot akan hadir bersinergi dengan kawan-kawan aparat di kewilayahan," tutur Yana.

Selain dihadiri oleh Bawaslu Kota Bandung Zacky Muhammad Zam Zam dan Ketua KPU Kota Bandung Suharti, rapat ini juga dihadiri oleh para Camat dan Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) terkait. 

AYO BACA : APK dan Bahan Kampanye yang Ditertibkan Bisa Diambil Lagi

Ketua Bawaslu Kota Bandung Zacky Muhammad Zam Zam mengapresiasi Pemkot Bandung atas sinergi yang sudah terbangun, khususnya perihal regulasi kampanye.

"Kami sudah mendapat rekomendasi mengenai APK yang menyalahi aturan dari Panitia Pengawas (Panwas) di kewilayahaan. Sebelumnya, kami sudah mengimbau agar pemasangan APK ini sesuai regulasi. Jika mengindahkan imbauan, kami tertibkan," ujar Zacky.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Bandung Suharti menambahkan, pelanggaran terbanyak pemasangan APK yaitu tidak dipasang pada tempat yang seharusnya. Padahal regulasi pemasangan Alat Peraga Kampanye sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018.

Misalnya untuk baliho, billboard, atau videotron itu ukurannya paling besar 4 meter kali 7 meter; spanduk, paling besar ukuran 1,5 meter x 7 meter; dan umbul-umbul paling besar ukuran 5 meter x 7 meter.

AYO BACA : Bawaslu Akui Pelanggaran APK Masih Marak Terjadi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar