Yamaha Aerox

Wadahi Bakat Bermusik Anak Sekolah, Pucuk Cool Jam 2019 Kembali Digelar

  Jumat, 01 Maret 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Pucuk Cool Jam (PCJ) 2019. (Eneng Reni Nuraisyah Jamil/Ayobandung.com)

BUAHBATU, AYOBANDUNG.COM--Ajang festival pentas seni dan kreativitas level SMA, Pucuk Cool Jam (PCJ) 2019 telah memilih enam finalis untuk unjuk gigi di Pucuk Cool Jam Festival 2019. Sejak 22 Januari hingga 14 Februari 2019, PCJ 2019 telah menjaring 300 peserta dari 60 sekolah di wilayah Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, dan Makassar, melalui audisi digital.

Brand Manager penyelenggara, Yustina Amelia mengatakan pada tahun ini Pucuk Cool Jam memberikan hal yang baru dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya perluasan wilayah penjaringan para talenta muda.

"Untuk PCJ tahun ini mencakup 60 sekolah. Tahun lalu hanya 30 sekolah di Jabodetabek, Cirebon dan Bandung. Sekarang ada perluasan wilayah penjaringan. Bahkan untuk Bandung, tahun ini lebih dari 40 peserta sekolah yang ikut saat digital audition. Tapi yang dikunjungi roadshow ada 10 sekolah," ungkap Yustina di SMKN 10 Bandung, Jumat (1/3/2019).

AYO BACA : Pucuk Cool Jam Festival, Saatnya Anak Muda Unjuk Gigi

Mengusung tema "Coolaboration Unlocked" Pucuk Cool Jam ingin membawa kolaborasi insan muda kreatif untuk menunjukkan keberagaman dalam menyuguhkan ide-ide kreatif di dunia seni.

"Kami angkat tema ini untuk membangun semangat kolaborasi agar bisa menginspirasi insan muda. Karena melalui ruang ini mereka bisa menumbuhkan ide kreatifnya," lanjut Yusntina.

Dalam Pucuk Cool Jam ini para finalis juga bakal mendapatkan kesempatan untuk mengadu kolaborasi kemampuan bermusiknya. Namun, terlebih dulu para finalis ini bakal diberikan pembekalan untuk bisa tampil maksimal di Pucuk Cool Jam Festival, yang bakal digelar di Lapangan PPI Pussenif Bandung, Jawa Barat, 9 Maret 2019.

AYO BACA : Pucuk Cool Jam 2018, Siap Tampung Bakat Musik Anak Muda

Selama kunjungan PJC 2019 ke beberapa sekolah di Bandung, kampus multimedia terbesar di Indonesia, SAE Institute turut terlibat dalam memberikan workshop. Dalam kegiatan tersebut, SAE berperan untuk memberikan materi edukasi dengan tema yang berbeda di setiap sekolah.

Pasalnya, selain hadiah uang tunai, juara pertama PCJ 2019 ini bakal mendapat hadiah berupa rekaman musik secara profesional di Kampus SEA dengan lagu yang dikomposeri langsung, Iga Masardi.

Marketing Executive SAE, Yudha Diputra, mengatakan pelaksanaan workshop di bertujuan agar semua siswa mendapat ilmu baru, tidak hanya untuk partisipan festival namun juga untuk siswa lainnya. Alhasil, SAE Institute melihat event ini diharapkan bisa terus konsisten menjadi wadah sekaligus ruang untuk anak muda berkreativitas.

"Ini kesempatan yang bagus untuk mewadahi talenta muda bereskpresi terutama bagi mereka yang ingin terjun di dunia kreatif. Menurutku event ini harus konsisten karena bisa dibilang acara ini festival kreativitas terbesar untuk level SMA," kata Yuda.

AYO BACA : Catat Persyaratan Blind Digital Audition Pucuk Cool Jam 2018

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar