Yamaha Lexi

Berita Pilihan: Saepulloh Resmi Berkostum Persib Hingga PT Pos Indonesia Diharuskan Bayar Uang Bonus Karyawan

  Selasa, 26 Februari 2019   Fira Nursyabani
Ilustrasi berita pilihan.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Redaksi ayobandung.com telah merangkum berita-berita pilihan yang terbit pada Senin (25/2/2019). Eks pemain Mitra Kukar, Saepulloh Maulana, telah resmi bergabung dengan Persib Bandung.

Selain itu, Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Kota Bandung memutuskan, manajemen PT Pos Indonesia harus membayarkan uang bonus karyawan sebesar satu kali gaji.

Berikut berita selengkapnya:

Skuat Anyar, Saepulloh Bangga Berkostum Maung Bandung

Saepulloh Maulana untuk pertama kalinya hadir dan mengikuti sesi latihan bersama Persib Bandung yang digelar di Lapangan Sepak Bola ITB, pada Senin (25/2/2019). Saepulloh mengaku terhormat dan bangga bisa bergabung bersama Maung Bandung.

"Pertama saya tentunya merasa terhormat dan bangga bisa bermain di Persib, karena ini seperti main di rumah sendiri," ungkap Saepulloh usai latihan. 

Pemain kelahiran 1988 ini mengaku, berkostum Maung Bandung adalah cita-citanya sejak kecil.

"Karena saya orang Bogor, pastilah anak-anak kecil dari zaman dahulu, bahkan mungkin dari rekan media dulu juga ada yang cita-citanya jadi pemain Persib, mungkin. Dan Alhamduhlilah tahun ini saya bisa kesampaian bisa bermain di Persib," lanjutnya.

Setelah resmi bergabung, eks pemain Mitra Kukar ini berharap bisa memberikan kontribusi dan prestasi gemilang di bawah panji Pangeran Biru di musim kompetisi 2019.

"Mudah-mudahan saya bergabung di sini bisa memberikan yang terbaik buat Persib. Bisa mengangkat Persib di kasta tertinggi Liga Indonesia," kata dia.

AYO BACA : Siapa yang Rekomendasikan Saepulloh Masuk Persib?

Kedatangan Saepulloh pun ditanggapi pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic. Pelatih asal Montenegro itu mengaku sudah mengenal sosok Saepulloh dan sempat menyaksikan beberapa kali aksi bek asal Bogor itu melalui layar kaca.

"Saya tahu dia. Berapa pertandingan saya nonton langsung saat saya di Montenegro. Sebelum dia datang saya nonton beberapa game," ungkap Radovic usai memimpin sesi latihan.

Disinggung soal status Saepulloh di Maung Badung, pelatih berusia 43 tahun itu menjelaskan bahwa status Saepulloh bukan pemain seleksi, melainkan sudah langsung resmi berkostum Maung Bandung. 

"No, no, dia datang ke sini langsung. Diposisikannya dia sebagai stoper," ujar Radovic.

Di sisi lain, Radovic mengatakan akan tetap melakukan pengecekan kondisi pemain tersebut. Namun sejauh ini, Radovic menilai kondisi Saepulloh cukup bagus.

"Harus cek semua, dia pertama latihan hari ini. Kita cek dulu semua, tidak langsung. (Kondisi kesiapan) saya tidak bisa bicara sekarang karena cek dulu bagaimana dia kondisi bagus atau tidak bagus, tapi saya pikir dia kondisinya bagus, dia main di Januari," katanya.

 

Putusan Pengadilan: PT Pos Indonesia Diharuskan Bayar Uang Bonus Karyawan

Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Kota Bandung mengabulkan sebagian gugatan Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI) terkait pemenuhan hak-hak karyawan, pada Senin (25/2/2019). Dalam putusannya, manajemen PT Pos Indonesia dinyatakan harus membayarkan uang bonus karyawan sebesar satu kali gaji. 

Berdasarkan pantauan ayobandung.com, sejumlah anggota SPPI dari berbagai daerah berdatangan ke PHI Kota Bandung sejak pagi. Ketika hakim membacakan putusan, mereka dengan seksama mendengarkannya, bahkan ada beberapa anggota SPPI yang melakukan sujud syukur.

AYO BACA : Saepulloh Merapat, Persib Masih Tunggu 2 Pemain Anyar

Ketua Umum SPPI, Rhajaya Santosa, mengaku sangat bersyukur atas putusan majelis hakim yang mengabulkan sebagian gugatan SPPI. Dia mengaku segala upaya dan jerih payah anggota SPPI selama persidangan diganjar dengan kemenangan.

"Alhamdulillah gugatan pemberian bonus jasa produksi tahun 2017 dikabulkan dan setiap karyawan mendapatkan bonus sebesar satu kali gaji," ujarnya kepada ayobandung.com, Senin (25/2/2019).

Dia menyebutkan, gugatan penyamarataan uang transportasi sebesar Rp3 juta per orang telah ditolak PHI. Menanggapi hal tersebut, SPPI akan mempertimbangkan untuk melakukan gugatan terpisah, serta mendorong manajeman agar segera membayarkan uang bonus. 

"Kami akan pertimbangkan kembali untuk gugatan terpisah lagi untuk meneruskan hal ini. Langkah ke depannya kami akan rapat dan koordinasi dengan kawan-kawan seluruh Indonesia dan mengundang ketua DPW agar perusahaan bisa melaksanakan putusan ini," katanya.

Menurutnya, selama persidangan hingga putusan, SPPI selalu kooperatif dengan harapan majelis hakim dapat memutuskan perkara gugatan ini dengan arif dan bijaksana. 

"Sejak awal sampai putusan berjalan lancar tertib sangat responsif dan mendukung semua kelancaran persidangan ini," ucapnya.

Rhajaya mengimbau kepada seluruh karyawan, baik anggota SPPI maupun anggota serikat pekerja lain serta non-anggota, dan lainnya untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

"Semoga hasil perjuangan panjang yang penuh risiko dan telah menimbulkan jatuh korban dari pengurus SPPI ini bermanfaat dan maslahat bagi soliditas dan solidaritas keteguhan hati, pikiran, serta perbuatan baik dan benar seluruh anggota SPPI dan karyawan serta kelembagaan PT Pos Indonesia," tutur Rhajaya.

Sementara itu, SVP Kerja Sama Strategis dan Hubungan Kelembagaan Pos Indonesia, Pupung Purnama, mengaku baru mengetahui putusan tersebut siang kemarin. Menurut dia, direksi PT Pos Indonesia akan segera menggelar rapat.

"Baru diterima informasinya hari ini, biasanya dirundingkan pada rapat direksi. Baru nanti bisa sampaikan langkahnya ke depannya seperti apa," ujarnya.

Menurut dia, hingga saat ini perusahaan belum memutuskan terkait pembayaran bonus jasa produksi kepada karyawan. Hal itu karena pada putusan biasanya terdapat batas waktu untuk segera melakukannya. 

"Pada putusan itu ada batas waktu, paling tidak kami sesuai dengan koridor hukum. Belum bisa diputuskan apakah akan membayarkan atau banding, itu kewenangan rapat direksi yang memutuskan nanti akan seperti apa langkah yang diambil setelah putusan PHI," katanya.

AYO BACA : Tolak Tawaran 4 Klub, Saepulloh: Saatnya Pulang ke Rumah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar