Yamaha Lexi

Transformasi Era Digital, Pegadaian Edukasi Milenial Kampus Unpad

  Senin, 25 Februari 2019   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto saat memberikan kuliah umum di Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Senin (25/2/2019). (Eneng Reni/ayobandung)

JATINANGOR, AYOBANDUNG.COM -- Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto memberikan kuliah umum dalam upaya menginspirasi mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) mengenai kepemimpinan dan transformasi digital BUMN di tengah persaingan yang makin ketat. 

Sebelumnya, Kuliah Umum ini sudah dilakukan PT Pegadaian (persero) ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Upaya ini untuk menjaring mahasiswa berprestasi dalam rangka grab talen. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari program dalam memberikan edukasi kepada siswa maupun mahasiswa. 

Dalam rangkaian acaranya, direksi secara kontinyu memberikan materi kepemimpinan dan pengalaman terkait peran BUMN dalam pembangunan ekonomi bangsa di berbagai perguruan tinggi. Di sisi lain juga memperkenalkan produk dan layanan BUMN yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kuliah umum ini sebagai sharing pengalaman memimpin bagaimana melakukan transformasi menjadi sangat strategis. Karena mahasiswa merupakan generasi masa depan yang akan menghadapi era digital di tengah persaingan global," ungkap Kuswiyoto dalam kuliah umum yang bertema "Transformasi di Era Digital”, Senin (25/2/2019) di Kampus Unpad, Jatinangor, Sumedang.

AYO BACA : Sebagai Alumni, Mensos Minta Pilrek Unpad Tidak Terkatung-katung

Apalagi pada April mendatang Pegadaian akan berusia 118 tahun, tentunya usia yang tidak muda lagi. Namun menurut Kuswiyoto, Pegadaian harus terus muda dan mengimbangi perkembangan zaman agar semakin mudah diakses masyarakat di mana pun. 

"Era digital ekonomi dan industri 4.0 tak bisa dicegah, tapi kita harus siap mengantisipasi dan menyiapkan sumber daya manusia agar mampu bersaing di pasar internasional," ungkapnya.

Kuswiyoto juga menyampaikan, saat ini Pegadaian tberkomitmen melaksanakan transformasi digital di perusahaan milik negara itu. Transformasi digital yang terus dilakukan ini dari mulai proses bisnis, budaya kerja, dan produk layanan berupa aplikasi yang dapat diunduh melalui Playstore dan Appstore. 

"Aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS) ini makin memudahkan masyarakat dalam menikmati layanan Pegadaian. Makin cepat dan nyaman khususnya bagi generasi milenial," lanjutnya.

AYO BACA : Penerimaan Mahasiswa Baru 2019, Unpad Kembali Buka Jalur Seleksi Mandiri

Kuswiyoto mengatakan dengan aplikasi ini generasi milenial dapat memperoleh informasi tentang produk dan layanan Pegadaian. Mereka juga dapat melakukan transaksi secara online, bahkan dapat mengembangkan bisnis dengan menjadi Agen Pegadaian.

“Di era digital ini, mahasiwa juga dapat merintis bisnis dengan menjadi mitra Pegadaian sebagai agen. Sebagai bukti memberikan sebuah solusi pada generasi muda ini yaitu, Pegadaian meluncurkan produk Gadai Prima di outlet konvensional dan Rahn Hasan di outlet syariah," jelasnya.

Produk ini merupakan produk gadai tanpa bunga yang dapat membantu kalangan mahasiswa mengatasi masalah keuangan serta memberikan experience bagi mereka tentang produk dan layanan Pegadaian.

Pada kesempatan yang sama, Pegadaian juga melakukan grab talent dan memberikan beasiswa bagi mahasiswa terbaik di Universitas Padjadjaran. Pegadaian memberikan beasiswa sebesar Rp120 juta berbentuk tabungan untuk 10 mahasiswa yang berprestasi di Universitas Padjadjaran. 

"Adanya beasiswa ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk lebih giat belajar," ujar Kuswiyoto.
 

AYO BACA : 2019, Program Kedokteran Gratis Unpad Dihentikan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar