Yamaha NMax

Kios Pedagang Membuat Terminal Banjaran Menyempit

  Minggu, 24 Februari 2019   Mildan Abdalloh
Terminal Banjaran Kabupaten Bandung. (istimewa)

BANJARAN, AYOBANDUNG.COM--Meski telah ditertibkan, ratusan kios di Terminal Banjaran Kabupaten Bandung kembali berjualan mengginakan lahan kosong, akibatnya terminal yang semestinya menjadi tempat angkutan umum, menjadi sempit.

Kondisi tersebut menyebabkan pengemudi angkutan umum ngetem diluar keterminal dan menjadi penyebab kemacetan di Banjaran.

Camat Banjaran, Ajat Sudrajat mengatakan kios-kios tersebut sebenarnya telah dibongkar pada September 2018, namun pedagang membandel dan kembali berjualan di terminal.

AYO BACA : Daerah Banjaran yang Terkena Pemadaman Listrik Hari Ini

Dengan kondisi tersebut, Ajat mengatakan pihaknya akan melakukan penataan kembali terminal Banjaran yang diambil alih oleh kios-kios liar.

"Karena banyak kios, akhirnya angkutan jadi ngetem di luar terminal dan menyebabkan kemacetan," tutur Ajat, Minggu (24/2/2019).

Dengan menertibkan kios tersebut, diharapkan kemacetan di Banjaran bisa diselesaikan, karena angkutan umum bisa menggunakan terminal untuk mengetem.

AYO BACA : Terminal Leuwipanjang dan Cicaheum Dinilai Sudah tak Layak

"Kalau terminal sudah berfungsi lagi, nantinya kan angkot bisa diarahkan agar ngetem di terminal. Jadi lebih tertata dengan rapih dan bisa meminimalisir macet,"ujarnya.

Ketua Komite Peduli Jawa Barat (KPJB) Lili Muslihat mengatakan Terminal Banjaran merupakan tanggung jawab Dinas Perhubungan, dengan banyaknya kios liar, seharusnya Dishub segera melakukan penertiban.

"Penertiban yang dilakukan Satpol PP dan Kecamatan Banjaran pada 2018 sudah tepat. Dishub seharusnya melakukan tindak lanjut dengan memfungsikan kembali terminal," ujarnya.

Karena dibiarkan, kata Lili maka  angkot-angkot ngetem di pinggir jalan. Dampaknya, kemacetan di Jln. Raya Banjaran masih belum bisa diminimalisir.

"Sekarang lihat saja, ada terminal tapi angkot masih tetap ngetem di pinggir jalan. Tentu ini sangat disayangkan, padahal kan dengan dibongkarnya kios-kios itu, jadi langkah yang bagus agar terminal bisa digunakan untuk pengeteman angkot," katanya.

AYO BACA : Kemenhub: Pool akan Dilarang Naikkan dan Turunkan Penumpang

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar