Yamaha Aerox

Jokowi Janji Cairkan Bantuan PKH Tahap 2 pada April

  Sabtu, 23 Februari 2019   Husnul Khatimah
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat ditemui di GOR Laga Satria, Kabupaten Bogor, pada Jumat (22/2/2019). (Husnul Khatimah/ayobogor.com)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 1 untuk warga Kabupaten Bogor di GOR Laga Satria, pada Jumat (22/2/2019) sore. Dalam kesempatan itu, ia berjanji akan mencairkan PKH tahap 2 pada April mendatang.

"Januari telah kita kirimkan PKH tahapan pertama, ada yang terima 1,6 juta ada yang terima 1,2 juta dan 2 koma, penggunaannya harus tepat karena tahapan kedua dicairkan masih awal bulan April, ingat-ingat awal bulan April," ujar Jokowi dihadapan ribuan penerima PKH.

AYO BACA : Jenguk Anak Denada, Jokowi Bawa Hello Kitty

Presiden mengatakan anggaran PKH sudah ada dan akan terus disalurkan kepada masyarakat. Hanya, Jokowi terus mengingatkan agar bantuan pemerintah tersebut harus tepat guna.

"Misalnya untuk beli buku sekolah, keperluan sekolah, tas sekolah, telur, untuk gizi anak kita itu boleh. Kalau ketahuan dikirim 1,6 juta, dibelikan untuk rokok suami ini bisa kita cabut, janjian ya tidak boleh," sebut Jokowi.

AYO BACA : 2 WNI Dikabarkan Disandera Abu Sayyaf, Begini Kata Jokowi

Sementara itu Menteri Sosial, Agus Gumiwang, mengatakan untuk tingkat nasional pemerintah telah menyalurkan sebanyak 99,72% bantuan PKH hingga awal Februari 2019.

"Jadwal penyaluran bantuan PKH 2019 dimajukan tahap pertama Januari, kedua April Juli dan tahap terakhir Oktober. Realisasi bantuan PKH tahap 1 secara nasional per tanggal 1 Februari sudah mencapai 99,72," kata Agus.

Dia menambahkan, alokasi anggaran PKH yang semula Rp19,2 triliun pada 2018 telah ditingkatkan menjadi Rp34,4 triliun pada 2019.

"Peningkatan ini seiring skema bantuan yang semula flat sekarang jadi nonflat atau bervariasi, di mana indeks bantuan sosial PKH tahun 2019 disesuaikan dengan beban kebutuhan keluarga pada aspek kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial," ujar Agus.

AYO BACA : Soal THR Dipercepat, Jokowi Akui Belum Tahu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar