Yamaha Aerox

Begini, Kreasi Bang Yos Ubah Limbah Kertas

  Sabtu, 23 Februari 2019   Erika Lia
Danni Roza atau dikenal dengan nama beken Yos Suhardi mengecat salah satu patung karakter penari sintren khas Cirebon, yang merupakan hasil kreasinya dengan memanfaatkan limbah kertas. (Erika Lia/Ayocirebon.com)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM--Danni Roza atau dikenal dengan nama beken Yos Suhardi, barangkali merupakan satu dari sebagian orang yang menjadikan limbah kertas sebagai medianya berkreasi.

Berbekal limbah kertas--biasanya lembaran koran bekas--kawat, perekat kertas/selotip/isolasi, dan cat tembok, Yos menciptakan kerajinan patung karakter. Patung karakter yang dia buat seperti tokoh-tokoh film kartun, wanita dari Bali, barista kopi, penari topeng khas Cirebon, penari sintren khas Cirebon, barista kopi, maupun karakter pemburu, dan masih banyak lagi.

"Saya mencoba memanfaatkan limbah kertas yang tak tak bernilai menjadi lebih bernilai," ungkap Yos yang membuat kreasinya di Sanggar Sinau Art, Komplek Permata Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

AYO BACA : Asep Berlian, dari Anak Nakal jadi Seniman Dermawan

Proses pembuatan patung-patung kertas tergolong mudah. Yos cukup membuat kerangka patung menggunakan kawat. Setelahnya, kerangka kawat itu dilapisi limbah kertas dengan cara menggulungnya.

Yos kemudian tinggal merekatkan gulungan-gulungan kertas yang menutupi kawat dengan solatip. Terakhir, dia mencatnya sesuai karakter patung, dengan didahului cat putih sebagai dasarnya.

"Cat dasar harus berwarna putih agar cat warna lain meresap dan menutup pori-pori kertas. Kalau tidak dilapisi cat putih, cat warna lain tak akan meresap," jelasnya.

AYO BACA : Ogest Yogaswara: Keterbatasan Bukan Halangan Berprestasi

Proses pembuatan kerangka sendiri hanya membutuhkan waktu setengah hari. Dengan waktu yang relatif tak lama, dalam sehari Yos sanggup membuat dua patung karakter.

Sejauh ini, Yos kebanyakan membuat patung karakter sesuai pesanan (custome). Untuk hasil karyanya, Yos membanderol harga mulai dari Rp150.000.

"Harga tergantung karakter yang dibuat. Sekarang sih mulai dari Rp150.000," ujarnya.

Hasil karyanya telah sampai ke tangan para penyuka karya seni di Tegal, Pekanbaru, bahkan hingga Malaysia dan India. Dengan bahan utama kertas dan kawat, patung yang dibuat Yos praktis tak mudah pecah bila terjatuh.

"Patung ini juga tak akan rusak meski kena air," cetusnya.

AYO BACA : Sadana Agung, Pemain Preman Pensiun yang Berdarah Jawa

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar